Berdiam ditengah kerumunan
Menangis diantara canda dan gelak tawa
Jiwa mengembara meninggalkan raga
Tersesat tak tau jalan pulang
Seakan raga tak lagi membutuhkannya
Nanar menatap kosong pikiran
Menjadikan jiwa kian merapuh
Dalam dunia yang tak lagi memiliki rasa
Menyusuri sudut hati hampa tanpa cahaya
Melewati lorong sempit dalam gelap
Kerinduan kosong menyelimuti jiwa tak tenang
Hati meredup sepi meninggalkan semua
Ada yang sakit
Bukan raga melainkan jiwa di dalam hati
Ketika engkau berkata
"Aku melepaskanmu"
Tidak mudah ku cerna
Kata simpel namun bermakna
Sungguh dalam dan sungguh memilukan
Menciptakan nestapa
Sesederhana itukah perasaanmu?
Menyerah sebelum berjuang
Padahal aku sedang bertahan
Mengarungi rayuan hati lainnya
Teruntuk sosok perempuan
Yang telah membuatku tenang pun telah membuatku terbuang
KAMU SEDANG MEMBACA
Kumpulan Sajak-Sajak Pendek
Poesíakumpulan sajak-sajak pendek ungkapan keresahan hati kepada semesta dari sudut pandang seorang Pecundang Trending : #1 - Sore #1 - Sajakkopi 27 Februari #4 - Senja 2 maret - 18 maret #8 - Sastra 19 maret-26maret #3 - sajak 30 maret #5 - puisi 6 april...
