Pagi hari Hoseok membuka matanya, ia langsung sadar bahwa dia berada di kamar. Kemarin dia sedang memijit bahu Yoongi dan malah berakhir ketiduran.“ ah aku ketiduran jam berapa sekarang?”
Di ambil jam di nakas, pukul 05.24
Segera Hoseok bangun dari tempat tidurnya, melipat selimut dan merapikan bantal.Saat keluar kamar di melihat 3 bungkusan selimut, 2 di lantai, 1 di sofa.
“yok bangun, ini sudah pagi” sambil mengguncang bungkusan selimut itu, terakhir jimin
“eeeeeemm....”
“ hyung ayo bangun”
“ sebentar lagi”
“ ini sudah siang”
Bukannya bangun jimin malah menarik hoseok, membuat Hoseok Terjatuh dengan muka di atas dada jimin, hei mukanya memerah akibat malu.
“ tidur lagi, ini terlalu pagi untuk bangun”
“tapi hyung...”
“shut... tidur lagi” ucap jimin sambil mengelus pucuk kepala hoseok dengan lembut
Hoseok bukannya tidur namun malah memerah mukanya. Jimin, muka jimin sangat tampan saat di lihat sedekat ini. Dari jauh saja tampan apalagi ini dekat sekali.
“ku bilang tidur bukan memperhatikan wajahku, aku memang tampan”
“hyunggg”
“apa?” ucap jimin terkekeh saat melihat hoseok yang tersipu malu.
“ hyung kau menyebalkan” ucap Hoseok sambil mengerucutkan bibirnya
“apa,aku tampan?”“ tidak, jimin hyung jelek”Jimin memeluk Hoseok semakin erat
“le-lepaskan aku”
“katakan aku tampan dulu”
“tidak mau, yoongi hyung, tae hyung toloreneg” rengek Hoseok
“ jim lepaskan Hoseok kasihan dia” ucap Taehyung
“ hyung hyung tolong”
“ jim lepaskan hoseok”
“ ahh baiklah baiklah, ku lepaskan”
Hoseok segera bangun dan memilih duduk di dekat jimin kemudian memukuli jimin dengan brutal.
“ jangan ulangi itu lagi, awas saja kau jimin hyung”
“ hahahaha iya aku hanya bercanda, hei hei sudah sudah”
Hoseok tak berhenti memukuli jimin, sepertinya waktu yang bagus untuk akting di pagi hari.
Bugh!
“aa...aduh sakit, kau memukulku dengan keras, ini sakit” ucap jimin sambil meringis kesakitan
“h..hyung apa sakit?” tanya hoseok sambil khawatir
“tidak ini tidak sakit” ucap jimin dengan wajah konyolnya
“nakal, aku tak mau dengan jimin hyung”
“Yak! Yak! Aku bercanda”
Hoseok memilih meninggalkan jimin dan menuju ke arah yoongi, bermaksud membangun kan yoongi.
“yoongi hyung, bangun ini sudah siang”
Bukannya bangun yoongi malah menyamankan posisi tidurnya. Berbagai cara sudah di lakukan, namun nihil. Tidak berpengaruh bagi yoongi
Jimin hanya diam saja, melipat kedua tangannya di depan dada, menunggu hoseok meminta bantuan.
“apa kau hanya akan berdiri disitu? Tak lihatkah aku sedang kesusahan?” tanya hoseok dengan kesal

KAMU SEDANG MEMBACA
Siapa? Siapa? Siapa?
RandomHoseok yang diputusin Jungkook menjadikan dirinya kesepian dan mencari tambatan hati yang baru. Berita ini didengar oleh 3 namja tampan disekolahnya. Akhirnya Hoseok dijadikan barang taruhan oleh tiga namja itu, namun siapa yang tau, ternyata ketig...