chapter 10

2.5K 161 12
                                        

Makanan yang berada di meja pun sudah tandas, sasuke dan sakura pun saling menatap.



“Ne~ Sasuke-san Arigatou~” ucap Sakura sembari tersenyum ceria kearah Sasuke, Sasuke pun tersenyum tipis.


“Hn.” Jawab Sasuke.


“Ne~ Sasuke-san, sekarang kita pulang?” tanya Sakura sembari meminum air yang berada didekat mejanya.


Sasuke yang mendengar itu  menggelengkan kepalanya.



“Hn, kita sekarang tidak pulang ke mansion..” jawab Sasuke.



“Kenapa??”



“Hn, kau tahu ada wanita berisik disana, kau tadi pagi bertemu dengannya kan?”



“ah~ maksud Sasuke-san wanita yang akan dijodohkan ayah Sasuke-san??” tanya Sakura yang langsung mendapatkan tatapan tajam Sasuke.




“Tch!! Jangan bahas itu!! Lagian siapa yang mau bersamanya, aku tidak setuju dengan perjodohan itu!!”  balas Sasuke dengan nada dingin, seketika itu didalam hati Sakura tersenyum mendengar jawaban dari Sasuke.




“Tapi kan-“




“Cukup Haruno, sudah aku bilang aku ingin menikah denganmu, Izuna membutuhkanmu!” potong Sasuke yang langsung membuat wajah Sakura memerah.



“A-aku, tidak mau-“ jawab Sakura yang langsung membuat Sasuke menggeram marah, Sasuke pun bangkit dari duduknya dan meninggalakan Sakura.




‘Tch!! Sudah berapa kali aku ditolak olehnya!!’ batin Sasuke kesal, Sementara Sakura langsung menyusul Sasuke sembari membawa Izuna.



“Sasuke-san tunggu!!” ujar Sakura mengejar Sasuke, Sasuke pun menoleh kearah Sakura.



“hn, apa!?” tanya Sasuke.

“Hah~ hah~ tadi kau bilang kita tidak akan pulang, lalu aku tidur dimana??” tanya Sakura sembari mengatur nafasnya.




“Hn, kita tidur disini.” Jawab Sasuke dan kemudian Sasuke kembali melangkahkan kakinya diikuti Sakura dibelangkangnya.




Dan beberapa lama mereka mengitari apartement itu, akhirnya Sasuke berhenti di depan pintu apartement yang bernomor 224. Sasuke pun membuka pintu apartement itu dan masuk kedalamnya.


Sakura yang masih ragu pun akhirnya mengikuti Sasuke karena Sasuke menyuruhnya masuk.



Dan alangkah kagetnya Sakura melihat kedalam apartement itu, apartement itu tidak jauh berbeda dengan kamar Sasuke dimansion.


Dengan jendela besar yang langsung menghadap kota yang sangat bagus, dan juga kasur besar bernuansa hitam putih menambah kemewahan kamar itu.



Sakura  hanya menatapnya tidak percaya.


“sa-sasuke-san, ini benaran yang akan aku tempati?” tanya Sakura tidak percaya.


Sasuke menoleh kearah Sakura dan berjalan mendekati  Sakura.



“hn, tidak bodoh! Ini milikku!” balas Sasuke sembari menepuk kepala Sakura, Sakura pun langsung cemberut.



“Tch! Lalu aku tidur dimana!?” teriak Sakura, Sasuke pun menyeringai.



“Hn, kau tidur di sofa itu..” ucap Sasuke sembari menunjuk sofa besar yang dekat dengan jendela besar.



My sugar Daddy [TAMAT]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang