*Pagi Hari*
Sakura terbangun dengan seluruh badannya yang sakit, Sakura pun bangkit dari tidurnya namun kepalanya sangatlah pusing hingga membuat ia tertidur lagi.
"Aduh kenapa dengan kepalaku... "gumam Sakura menahan sakit dikepalanya, Sedangkan Sasuke yang sudah terbangun sedari tadipun terus memperhatikan Sakura.
"Kau kenapa?" Tanya Sasuke yang langsung membuat Sakura menoleh kearahnya.
"Kepalaku pusing, mungkin ini efek mabuk perjalanan... "jawab Sakura, Sasuke pun mendekat kearah Sakura dan setelah ia berada tepat didekat Sakura Sasuke menempelkan tangannya ke jidat lebar Sakura.
"Sepertinya kau demam Sakura~"ucap Sasuke setelah menempelkan tangannya dijidat lebar Sakura, sedangkan Sakura yang mendengar itu hanya terdiam.
"Aku akan menyuruh Kakashi memanggil dokter jadi kau tetaplah disini." Perintah Sasuke, Sakura pun hanya terdiam dan...
Alangkah terkejutnya Sakura melihat cincin melingkar dijarinya, Sakura memandangi cincin yang sangat indah itu dan sedetik kemudian ia memandangi Sasuke.
"Sasuke-san? Eto, ini pemberianmu?" Tanya Sakura sambil menunjukan cincin dijarinya, Sasuke yang mendengar itu pun menoleh kearah Sakura dan kemudian ia membalikan wajahnya.
"Hn, aku tidak sengaja membelinya. " jawab Sasuke dengan semburat merah tipis di pipinya yang Sakura tidak sadari.
Sedangkan Sakura yang mendengar itu pun tersenyum.
"Arigatou Sasuke-san, aku menyukainya... "jawab Sakura sembari tersenyum lebar dan itu langsung membuat Sasuke semakin memerah wajahnya, Sasuke pun segera pergi meninggalkan Sakura agar Sakura tidak menyadari wajahnya yang memerah akibat malu yang luar biasa.
"Hn, aku pergi dulu. Ada urusan." Ujar Sasuke tanpa melihat wajah Sakura, sedangkan Sakura yang mendengar itu pun menganggukan kepalanya.
Dan Sasuke pun meninggalkan kamar hotel yang ia tempati, sebelum benar-benar pergi Sasuke berbicara terlebih dulu pada Kakashi.
"Kakashi tolong kau urusi Sakura tampaknya dia deman, segeralah panggil dokter dan juga Izuna aku serahkan padamu, aku akan bertemu dengan rekan kerjaku."ucap Sasuke, sedangkan Kakashi hanya membungkuk hormat.
"Baik tuan."
Dan kemudian Sasuke benar-benar meninggalkan kamar hotel itu.
*sakura pov*
Entah kenapa aku sangat senang diberi cincin oleh Uchiha itu, meskipun dia membelinya tidak sengaja tapi aku sangat senang.
Ya tuhan, kenapa dengan aku ini!?
Apa aku menyukai Uchiha itu? Tapi bagaimana dengan Sasori-senpai yang sangat tulus mencintaiku?
Aku tidak bisa menghianatinya terlalu jauh, yah~ aku sudah memutuskan tubuhku untuk Uchiha itu sedangkan hatiku hanya untuk Sasori-senpai seorang.
Aku tidak bisa lebih jauh lagi dengan Uchiha itu, aku sangat-sangat menyayangi Sasori-senpai.
Tok! Tok!
Suara ketukan pintu pun terdengar, aku yang masih belum bisa bangun pun hanya menyuruhnya untuk masuk, mungkin itu adalah Kakashi-san pengawal pribadi Sasuke-san.
"Nona Sakura, aku sudah membawakan dokter untuk anda." Yah~ benar saja itu adalah kakashi, aku pun menoleh kearahnya yang sudah membawa 2 dokter. Berlebihan sekali bukan?
"Hm, aku minum obat dan istrihat sudah cukup Kakashi-san..."ujarku, Dan dua dokter itu pun mendekat kearahku dan mulai memeriksaku.
"Anda hanya masuk angin dan kelelahan."ucap salah satu dokter itu setelah memeriksaku.
KAMU SEDANG MEMBACA
My sugar Daddy [TAMAT]
Fiksi PenggemarHaruno Sakura bertemu dengan sugar daddy? dan lebih parahnya dia akan disewa untuk mengurus anaknya!!! sekaligus menjadi Istrinya!! kehidupan Sakura yang dulu pas-pasan kini terbalik menjadi 180° itu karena dia bertemu dengan sugar daddy!!!
![My sugar Daddy [TAMAT]](https://img.wattpad.com/cover/246665694-64-k473978.jpg)