Akhirnya mereka pulang dengan hujan hujanan, sampai di komplek Pak Dongwook, mereka melihat komplek lainnya pada bermain hujan hujanan juga.
Dari Haechan cs yang bermain bola sampai bapak bapak komplek NCT23 juga pada ikutan. Di komplek pdx101, Jinwoo sedang bersusah payah menerbangkan layangannya, sedangkan ayahnya malah membantu untuk melakukan kegiatan sia sia itu...
Sesampainya di komplek, anak anak ini memarkirkan motornya berjejer di depan rumah Keluarga Cho, lalu mereka melanjutkan kegiatan hujan hujanannya. Eunsang berinisiatif mengambil bola, Yuri mengambil ember dan Dongpyo yang mengambil tembakan airnya. Semuanya bersenang senang di bawah hujan deras ini.
Mendengar keributan di luar, lantas semua ibu keluar satu per satu. Sakura dan Eunbi mengomeli anaknya, sedangkan Yena, Chaeyeon, dan Chaewon hanya menggeleng gelengkan kepalanya melihat tingkah anak mereka yang semakin random. Hyewon tertawa senang karena pertama kali menyaksikan hal seperti ini.
Baju seragam anak lelaki mulai dilepas dan dilempar ke arah motor mereka, tiba tiba Minhee menghampiri bunanya. "Hehehe hai bunaa, gak mau ikutan? Ayah juga?" ucap Minhee kepada ayahnya yang masih enak meminum kopinya.
"Ntar, nunggu kopinya abis"
"Ayah!!"
"Gak papa dek, seru juga kok."
"Bun minjem handuk nya dong..." pinta Minhee
"Nih, keringin tuh rambut kamu. Jangan ujan ujanan nanti sak—"
"Dadaaa bunaaaa"
Setelah mengambil handuk, Minhee menghampiri Yujin dan memakaikannya ke tubuh ramping itu. Diambilnya jepit rambut Yujin dan dipasangkan untuk mengaitkan handuknya.
"Jin, di komplek ini mesum semua tauk. Jangan maen maen," ucap Minhee lalu mengusak pelan rambut Yujin dan tersenyum kepadanya
Yujin membalas senyuman itu dan gantian menyibakkan poni Minhee. Bertatapan sebentar lalu tertawa bersama.
"Yang udah berani go public padahal belum pacaran kayaknya cuma Minhee doang ya bun" ucap Wooseok sambil menyeruput kopinya
"Bukan kaleng kaleng emang anak buna."
"PACARAN TEROSSSSS" teriak Yena
"Mohon restunya Tante Yena" ucap Minhee sambil membungkukkan badannya 90 derajat
"Tante restuin Min"
Tentu saja, perbuatan Minhee ini mengundang perhatian dari teman temannya dan orang tua komplek... Lalu anak lelaki juga mengambil anduk dari mama mereka dan memasangkan kepada teman perempuannya.
Dohyon ke Wonyoung, walau sempat ada drama karena dengan sengaja Dohyon malah mengalungkan handuk itu ke kepala Wonyoung.
"Dohyon ini kepalaaa bukan badannn, ya ampun...."
"Hahahahah maaf Wony, Dodo sengaja"
"Hih dasar."
Dongpyo yang terlebih dahulu bermain bersama Nako dengan handuknya. Di selepetkannya handuk itu ke Nako sehingga menimbulkan kemarahan dari gadis itu.
"Sakit begoooo!! Pyo, lo mah gak bisa kaleman dikit gitu ngasihnya??? Taik emang lo, mana handuknya biar gua pasang sendiri."
"Gak gak, gua aja yang masangin. Biar kayak drama drama gitu, sini sini"
Setelah Nako mendekat, Dongpyo langsung saja mengalungkan handuk itu, ditariknya dengan kencang sehingga Nako seperti mumi setengah badan sekarang.
KAMU SEDANG MEMBACA
KOMPLEK X-ZONE || X1 & IZ*ONE
Hayran KurguKumpulan ayah ibu beserta anak anaknya di satu komplek "Lama lama komplek ini jadi tempat biro jodoh."
