Menuju Bandung

Menuju Bandung

  • WpView
    LECTURAS 89
  • WpVote
    Votos 10
  • WpPart
    Partes 11
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación mar, oct 4, 2022
Namanya Ararinda Griswalda, perempuan gigih berani dari hutan kelabu. Setapak demi setapak hidup yang ia jalani membuatnya sampai pada rasa 'hilang'. Ararinda menyukai perjalanan seorang diri, di stasiun, ruang tunggu pesawat, halte busway, taman kota, kemanapun asal seorang diri. Perempuan ini tidak pernah memiliki rumah pulang, lelahnya ia simpan seorang diri, segala perasaan sedih dan marahnya disembunyikan rapat-rapat. Perempuan ini sendirian. Sampai suatu ketika, Semesta mengajaknya bercanda sedikit berlebihan. Dikenalkannya ia dengan laki-laki pertama yang menanyakan, "lihat tanganmu, berapa banyak barcode yang sudah kamu buat?". Ingat, semesta mengajaknya bercanda, tapi Ararinda tidak tertawa. Ararinda menangis di dalam gerbong kereta menuju kota Bandung semalaman, menyambut matahari pagi di Stasiun Kiaracondong dengan perasaan hilang, ditinggalkan, dan hampir mati karena mencintai.
Todos los derechos reservados
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Berbahagialah Dengan Rumah Barumu
  • DILEMA CINTA [END] COMPLETED
  • Sedalam Samudera
  • BEFUDDLES (SELESAI)
  • Senja Kaylara [ END ]
  • Cinta nyata seniman
  • Kala Cinta Bertumbuh dan Berlabuh [COMPLETED ✔️]
  • Pesawat Kertas

Aruna Rahma, seorang wanita muda yang penuh cinta dan pengorbanan, harus menghadapi kenyataan pahit setelah hubungan yang ia bangun dengan kekasihnya, Raka, runtuh begitu saja. Rumah yang mereka impikan bersama kini hanya menjadi kenangan yang terasa hampa. Raka, yang dulunya menjadi alasan hidupnya, memilih untuk melanjutkan hidup dengan orang lain, meninggalkan Aruna yang terjebak dalam luka yang dalam. Di tengah perasaan hancur, Aruna mencoba untuk melepaskan semuanya dan berjalan menuju kehidupan yang lebih baik. Namun, melepaskan Raka bukanlah hal yang mudah. Setiap sudut rumah itu, setiap kenangan yang pernah mereka bagi, selalu mengingatkannya pada kebahagiaan yang kini hanya tinggal bayangan. Dalam proses melepaskan dan menerima, Aruna menemukan dirinya yang baru, yang lebih kuat, meskipun tanpa cinta Raka di sampingnya. Ia belajar bahwa terkadang, kita harus kehilangan untuk menemukan siapa kita sebenarnya. Akankah Aruna mampu menemukan kebahagiaannya kembali, atau akankah kenangan itu terus membayangi hidupnya?

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido