[ Misi terakhir ]

1.4K 179 12
                                        


💎💎💎

"Leon apa mereka akan membuat kita menunggu lagi , ini sudah terlalu lama " ucap Keral yang sudah mulai bosan berdiri menunggu Zio dan yang lain. Gevan melirik keral yang sejak tadi mondar-mandir tidak jelas " diam lah keral , jangan banyak msengeluh kau membuat ku pusing " ucap Gevan dengan kesal.

" Hahaha benar kata gevan kau seharusnya diam saja disitu , tunggu saja mereka pasti akan datang sebentar lagi " ucap Leon

" Leon memang kita menunggu siapa selain juan,zio,dan attalan " tanya wendy yang penasaran sejak tadi siapa yang dibicarakan mereka. Leon menoleh menatap wendy yang sedang menatapnya " ah kita menungg-

Wusss.... Portal teleportasi tiba-tiba muncul di depan mereka dan muncul lah para pangeran dan putri , keral langsung menghampiri attalan dan zio yang memapah tubuh Jimmy yang terlihat banyak luka-luka.

" Mari kita bawa dia kepondok dekat sini " kata Alexa menuntun mereka menuju pondok yang di maksut , leon , gevan dan keral nampak khawatir dan memikirkan apa yang baru saja terjadi dengan mereka sampai terluka seperti itu.

Saat sampai di pondok keral , attalan dan zio lansung membaringkang tubuh jimmy di kasur yang hanya muat untuk satu orang , wendy langsung memeriksa keadaan jimmy.

" leon lebih kau dan keral keluar mencari makan , kami yang akan menyembuhkan luka-luka mereka " ucap Alexa sambil menatap leon , leon sempat ingin menolak tapi melihat ekspresi Alexa dia jadi yakin bisa mempercayakan semua ini ke Alexa.

Leon dan Keral keluar dari pondok mencari makanan , minuman dan obat-obatan " baiklah mari aku sembuh luka-luka kalian dulu " ucap Alexa kepada para putri , para putri menatap Alexa dengan perasaan sedikit tidak percaya " Ah maafkan aku yang tidak sopan belum memperkenalkan diri , aku Alexa federiana psychal , putri kerajaan psychal yang di berkati para dewa di setiap bagian kerajaannya" ucap Alexa dengan anggun.

Keempat putri saling menatap satu sama lain leih tepatnya menatap Angel yang tak paham kodean para saudaranya " ah , salam kenal putri saya Angelisius viona niks putri sulung kerajaan Diamond dan mereka ketiga adiku " ucap Angel dengan senyum manis.

" Apa kau mate nya leon " tanya Aprhodite , Alexa menoleh menatap Aprhodite lalu tersenyum " ya aku adalah mate leon " Aprhodite tersenyum setelah mendengarnya , dia senang ternyata salah satu cinta abadi yang waktu itu adalah benang suci milik Leon dan Alexa.

Alexa merasa aneh melihat senyuman manis Aprhodite setelah mendengar bahwa ia mate leon , dia menggeleng membuang semua pikiran buruk nya " baiklah aku akan membantu kalian menyembuhkan luka kalian"

Alexa mengeluarkan sayap peri nya lalu dia mengepakkan sayap nya pelan , dari kepakan sayap itu keluar serbuk emas , keempat putri takjub melihat yang dilakukan Alexa. Dia lalu mengumpulkan serbuk emas itu lalu mengoles kan nya ke luka-luka keempat putri itu.

" Baiklah aku sudah selesai , kalian bisa istirahat dulu " ucap Alexa lal meninggalkan keempat putri itu. " Wah dia benar-benar sangat cantik " ucap Aprhodite , athena menatap heran Aprhodite " Bagaimana kau bisa memuji nya cantik , padahal kau dewi kecantikan " ucap Athena.

" Hei walau aku dewi kecantikan tapi dia memang cantik dan itu fakta yang terlihat , bukan cuman aku atau Alexa yang cantik semua wanita itu cantik dengan diri mereka sendiri " ucap Aprhodite.

" Baiklah jangan bertengkar , lebih baik kalian pulihkan saja kekuatan kalian kita benar-benar kehabisan energi saat ini " ucap Angel yang langsung memejamkan mata memfokus pengembalian kekuatannya.

Arthemis sejak tadi diam saja karena dia sedang melihat masa lalu dari kalung lucifer , dia melihat sebuah masa lalu dari benda atau orang yang dia inginkan , terlihat gambaran banyak peperangan yang disebabkan oleh perebutan kalung itu , dia melihat sosok Azazel yang memimpin perang para iblis melawan malaikat yang berusaha menahan sebuah kehancuran.

Arthemis membuka matanya dengan keringat yang mengucur dari dahi nya dan napas yang terengah-engah " ternyata kau adalah Azazel tidak salah dia bangkit dalam dirimu " ucap Arthemis , dia menoleh kanan dan kiri melihat ketiga saudara nya sedang pemulihan kekuatan memilih untuk tidak memberitahukan informasi ini sekarang.

💎💎💎

Leon dan keral kembali dengan membawa beberapa buah-buahan dan seekor rusa yang sudah mati terlihat luka di kaki nya " Apa kalian berburu rusa itu " tanya Attalan

Leon menyengir " ya berubah lalu memburu rusa ini " Alexa menggeleng melihat tingkah mate nya itu , wendy membantu menyipkan buah-buahan dengan mencuci nya dahulu . Mereka saling tatap melihat rusa itu , di pondok itu benar tak ada tempat untuk memasak daging rusa itu.

" Bagaimana kita bisa memakan daging rusa itu , disini tidak ada alat masak bahkan tungku pembakaran pun tak ada " ucap Firly

" Arthemis kau bisa membakar kayu dengan api mu kan "tanya Attalan semua orang langsung menatap Arthemis " ya aku bisa tapi sifat Api ku itu menghancurkan bukan untuk memanggang , takutnya bukan daging itu matang malah menjadi sebuah abu " ucap Arthemis.

Mereka semua langsung menepuk jidat , Arthemis malah terkekeh melihat reaksi mereka " tapi sepertinya aku bisa membakar daging rusa tampa membuatnya menjadi abu , aku akan mengeluarkan uap panas dari mulut ku dan meniup nya ke daging itu sampai matang " ucap Arthemis.

Attalan dan Zio menusuk daging rusa itu lalu menaruh nya di antara kayu yang sudah di tacap tanah untuk menajadi tumpuan daging itu supaya bsa terpanggang , Arthemis berjongkok mendekat ke daging itu , semua orang duduk melingkar dekat sana melihat yang akan dilakukan Arthemis.

Arthemis memejamkan matanya lalu meniupkan humbusan angin panas yang mampu memanggang daging itu , daging itu di putar Attalan supaya matangnya merata sampai akhirnya daging itu matang , mereka semua benar-benar kelaparan.

Terlalu banyak kejadian yang mengeruskan tenaga mereka dan nantinya masih ada lagi ujian yang harus mereka hadapi ya besok adalah hari terakhir dari perjalanan mereka. " Baiklah kita sudah selesai makan , aku akan memberitau apa yang akan lakukan selanjutnya " semua nya langsung serius menatap Leon.

" Sebelum itu Wendy bagaimana keadaan Jimmy saat ini , apa dia sudah cukup kuat untuk melakukan perjalanan " tanya Leon , Wendy menoleh " ya Leon tadi Jimmy sudah sadar , aku sudah memberinya air dan membantu pemulihan luka dalam dan luar nya " balas Wendy.

Semua tampak lega setelah mendengar apa yang dikatakan Wendy " Baiklah terima kasih Alexa , Wendy dan Firly yang sudah membantu menyembukan mereka " ketiga wanita itu tersenyum mendengar ucapan Leon.

" Baiklah kita akan kembali membahas rencana untuk seterus nya , kerajaan terakhir adalah Forst Castle yang mempunyai salju abadi tapi ada satu tempat yang tak bisa tersentuh oleh salju abadi itu di atas nya ada air terjun yang sangat dingin dan ada sebuah gua di balik air terjun itu , ada api abadi yang tersembunyi di dalam nya dan hanya yang terpilih bisa melihat api itu , menurut petunjuk mom goddes hanya dua orang saja yang bisa mengambil api abadi itu " semua orang terkejut setelah mendengar yang dikatakan Leon barusan. 

💎💎💎

Maaf ya buat kalian yang nunggu cerita ini up , saya lagi sibuk bljr karna saya udah kelas akhir. 
Doain saya semoga bisa bagi waktu ngelanjuti cerita ini sama fokus bljr ya. 


semoga suka


Mystical World [BLACKBANGTAN] ENDCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang