Kami berada di antara mereka , kami memilih menginjakkan Bumi ini dari pada diam di Olympus dengan begitu banyak kenikmatan, demi Menjauhkan kehancuran dunia ini dari sebuah peperangan antara Kegelapan dan Kebaikan.
Tugas takdir yang di berikan kepa...
" Baiklah ayah mereka semua sudah memperkenalkan diri , bahkan ayah pun mengenal mereka dari orang tua mereka sekarang akan ku jelaskan mengapa mereka bisa disini , karena mereka datang kesini bersama kami bukan hanya ingin berlibur tapi ada sesuatu lagi yang membuat kami memutuskan kembali keduania fantasy" ucap Angel mewakili yang lain.
" Baiklah jelaskan aku akan mendengarkan dengan baik " ronald mengatakannya dengan wajah serius , semua orang mulai fokus kareana ini akan menjadi tahap awal pencarian mereka.
" awalnya ini sulit dipercaya tapi ini benar adanya dunia ini akan hancur bila kegeapan tidak segera dihentikan , dan awal peretempuran nya adalah penyerangan di academy kemarin dan pelaku utamanya Laviethan dengan pengikut dan prajurit kegelapan " Angel sedikit memberi jeda dalam ceritanya karena dia tidak ingin salah bicara soal identitas nya belum diketahui ayah dan ibu nya.
" bahkan awal peperangan ini pun sudah bisa menhancurkan academy dan memakan banyak korban seperti itu , jika tidak dihentikan juga bukan cuman bagian kecil atau sisi nya saja tapi bumi ini bisa saja lenyap akan kegelapan" lanjut angel , ronald terkejut selah mendengar kalimat terakhir yang diucapkan angel.
" ayah bukan cuman laviethan bahkan para iblis utama di dunia bawah bisa saja menjadi yang berikutnya melakukan penyerangan " Athena membuka suara nya.
Semua orang nampak menghela napas gusar ,karena memikirkan apa ini akhir dunia atau akan ada keajaiban yang datang kedunia ini , ini bisa melenyapkan banyak kaum dari berbagai sisi dunia.
"Apa tidak ada satu cara pun untuk mengalahkan kegelapan dan mencegah kehancuran dunia ini " ucap Evelyn yang mulai merasa bahwa tuhan tidak mungkin membuat cobaan bila tidak ada jalan keluarnya.
" ada yang mulia ratu untuk segi besarnya mungkin kita harus berperang melawan kegelapan , tapi karena erkat terbesar telah turun sepertinya kit masih bisa menghentikan ini semua tampa berperang" ucap Leon mentap serius kearah Raja dan Ratu.
" Berkat apakah itu " tanya Ronald , para pangeran tersenyum " merekan adalah cahaya yang dikirim tuhan dan mom goddes untuk membantu kita melewati cobaan yang begitu besar ini , dan bila kegelapan tidak bisa dihentikan juga seperti kata leon akan ada peperangan dan mereka akan ikut berperangan di barisan paling depan bersam kami " ucap gevan , semua orang nampak terkejut mendengar perkataan gevan.
" bagaimana kau bisa menyimpulkan kalian akan berperang bersama sang cahaya " ucap Evelyn mulai khawatir akan semua ini.
" semalam akan mendaptka mimpi yang menjelaskan itu semua yang mulia , kalau pun perang itu tidak terjadi aku akan sngat bersyukur tapi kita harus tetap bersiap dan setelah ini akan aku jelaskan kenapa kami memilih mendatangi kerajaan anda terlebi dahulu " ucap gevan , dia langsun menyenggol lengan juan , juan sampat menatap wajah gevan.
" baiklah aku akan langsung ke inti , yang mulia apakah perpustakan Grockword mempunyai berkah dari mom goddes " tanya juan dengan wajah intens.
" kenapa kau menanyakan soal itu , kau tidak berhak bertanya soal itu '' ucap oanld tak suka dengan pertanyaan juan " ayah kami memerlukaan sesuatu yang di perpustakan itu dan itu akan sangat membantu menjawab ini semua " ucap Aprhodite dengan wajah memohon.
" baiklah , diperpustakan itu terdapat buku legenda yang menjelas banyak kejadian dan ramalan , buku itu turun saat bulan kristal muncul untuk pertama kali nya , dan aku mendaptkan perintah dari mom goddes untuk menjaga buku itu " ucap Ronald , para pangeran dan putri tersenyum senang setelah mendengarkan perkataan ronald.
" nama buku itu adalah crystal of life terdapat pahatan emas dan ukiran bahasa yang aku tak paham sama sekali , tapi buku itu tidak pernah bisa kutemukan lagi di perpustakan itu bukan hilang atau dicuri hanya saja buku itu akan datang jika pemilik aslinya muncul , mungkin salah satu dai kalianlah orang nya " ucap Ronald dengan serius mentap para pangeran dan putri.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
💎💎💎
Disini lah mereka dengan dikelilingi begitu banyak buku dan para peri buku yang bertugas menjaga dan membersihkan buku-buku , bahkan mereka hapal tempat rak dan semua judul buku yang ada di perpustakaan itu.
" apa kalian pernah kesini sebelum nya " Keral tiba-tiba bersuara padahal sejak perjalanan menuju kesini , dia terlihat diam dan tenang seperti sedang memikirkan sesuatu.
"Hmm sejak kami datang ke bumi , kami tidak banyak menelusuri tempat-tempat di kerajaan ini , kami lebih banyak menghabiskan waktu di istana , hanya Arthemis dan Athena saja yang sering keluar untuk berburu" ucap Aprhodite menanggapi pertanyaan keral.
"aa berarti aku tidak salah liat , aku pernah bertemu denganmu saat aku dan jimmy ingin mencari tanaman obat , aku bertemu dengamu dan Arthemis saat ingin di serang beruang sihir" ucap Zio sambil menunjuk Athena yang berada disebelahnya.
" hei aku sedang berburu saat itu dan kau malah membuat acara berburu ku gagal dasar serigala" ucap Athena kesal dan berujung pada adu mulut antara keduanya yang tidak mau saling mengalah.
Leon , juan dan angel menulusuri lorong rak buku rabbit , ya setiap rak dan lorong mempunyai nama nya masing-masing itu akan memudahkan para pengunjung untuk mengingat buku-buku yang pernah mereka baca ,mereka memutuskan untuk berpencar supaya lebih mudah untuk menemukan buku itu.
Saat mereka semua sibuk dengan pencarian masing , Aprhodite tertarik dengan salah satu anak kecil yang duduk sambil membaca buku dan dia tertawa sambil terus fokus dengan buku nya , Apriodite merasa tertarik dengan itu , dia mendekati anak kecil itu dan duduk di sebelahnya.
" Hi apa yang sedang kau baca , apa itu begitu menarik sampai kau terus tertawa dan tersenyum" sapa Aprhodite sambil menoleh ke arah anak kecil itu , yang di ajak bicara masih tidak terusik di masih terus fokus dengan buku nya.
" apa kau tak mau berbagi cerita itu dengan ku , aku sangat penasaran bagaimana isi nya sampai kau terus tersenyum dan tertawa " Aprhodite terus berusaha mengajak bicara anak kecil itu.
Saat Aprhodite merasa sudah tidak mungkin untuk membujuk anak itu , dia berdiri untuk pergi darisana menyusul teman-teman nya " jika kau mendengar bagaimana isi buku ini , kau tidak akan percaya bagaimana takdir itu bisa saja terus berubah dimana setiap satu kali kita melangkah di dunia ini " suara anak laki-laki itu mengintrupsi perhatian Aprhodite , dia menoleh ke belakang tapi tidak ada lagi keberadaan anak kecil itu hanya sebuah buku di atas meja.
Aprhodite meraih buku itu dan saat ia memegang buku itu terpancar cahaya yang begitu terang sampai membuat nya menutup mata karna terlalu silau saat cahaya itu mereda semua teman-teman nya berlari cepat ke arahnya.
"Apa yang terjadi apri kenapa ada cahaya yang begitu terang tadi " Angel datang dengan wajah khawatir " kau baik-baik saja kan rose " Attalan ikut menanggapi , dia terlihat paling khawatir.
" aku mendapatkan buku nya " ucap Aprhodite , mereka semua menghela napas dan saling tatap " mari kita lanjutkan perjalanan kita ke Miller pack ,kita tidak bisa membuang banyak waktu lagi" ucap leon , semua mengangguk setuju.
" baiklah Arthemis midlink yang mulia ronald kita langsung pergi karena sudah menemukan buku nya dan langsung gabungan teleportasi mu dengan gevan " ucap Leon lagi , Arthemis mengerti langsung melakukan perintah leon.
" Apa yang akan kita cari di miller pack " tanya Arthemis sambil menatap leon " Red gem " bukan leon yang menjawab tapi zio , ketika portal terbuka mereka langsung buru-buru memasuki nya.