💎💎💎
Mom goddess tersenyum menatap keempat Dewi paling utama di dunia langit " kembalikan lah , hancurkan lah dan buatlah harapan baru untuk dunia yang di ambang kehancuran , aku memilih kalian bukan karena tidak mungkin kalian tidak bisa mengatasi ini semua.. mungkin dan percaya bahwa tugas ini bisa kalian lakukan" Ke empat wanita itu masih bingung harus menjalankan tugas ini atau mengabaikannya.
Angelisius menoleh kesamping kirinya melihat bagaimana ekspresi Teman-temannya yang sudah ia anggap seperti saudaranya , Angelisius tersenyum menatap kearah mom goddess lalu menoleh lagi kearah teman-temanny " kita bisa demi kebaikan atas nama cahaya yang paling terang di dunia langit kita pasti bisa melaksanakan tugas ini , aku percaya pada kalian dan kalian pasti percaya juga kan padaku" mereka bertiga menatap Angelisius dengan seksama terbitlah seulas senyum di bibir mereka dan mereka mengangguk .
Aprhodite menatap mom goddess" Jadi apa yang harus kami lakukan di bumi ,bagaimana ya tugas ini jauh sekali dari tugas utama ku sebagai Dewi cinta ini tidak ada hubungannya dengan mengikat kan benang suci " Aprhodite menggaruk tengkuknya yang tidak gatal.
"Kau akan tau apa peran mu dan benang mu itu juga mengikat mu dengan seseorang nantinya " mom goddess menatap Apriodite yang sepertinya kurang paham.
"Jadi kita harus berubah seperti manusia seperti itu , lalu dimana kami akan tinggal , bagaimana kami tau saat peperangan itu akan datang dan bagaimana kami bisa ada di antara manusia dengan pakaian Dewi seperti ini" Tanya bertubi-tubi Athena ,Mom goddess menghela nafasnya bingung ingin menjawab yang mana dulu.
"Baik Athena saat kau menginjakkan kaki mu di bumi nanti , kau akan tau jawaban dari semua pertanyaan mu itu " Mom goddess masih sabar dengan tingkah Athena yang berbeda sekali dengan di Medan perang "Kapan kami akan turun ke bumi" Arthemis kini bersuara masih dengan wajah datar tanpa ekspresinya.
Mom goddess tersenyum menatap Arthemis yang selalu to the point dengan apa yang akan di suarakan" saat Redmoon datang , dan para mahluk immortal yang ada di bumi akan melihat cahaya yang paling cerah turun dari langit malam dan itu adalah kalian ".
Angelisius tampak berpikir " Eh..bukannya Redmoon terjadi lusa sebegitu cepatkah kita harus melaksanakan tugas ini" Mom goddess tersenyum dan mengangguk membenarkan.
"Baiklah tugas ku disini sudah selesai persiapkan diri kalian dan satu lagi kalian akan bertemu takdir kalian yang akan membantu kalian mengembang tugas ini ke arah yang benar Mate kalian akan membantu kalian..jangan menatap ku seperti itu Arthemis kau tidak akan kehilangan gelar mu sebagai Dewi perawan , dan bila saat di bumi kalian ingin mengubah nama kalian atau tidak itu terserah kalian.. baiklah aku pergi sampai jumpa lain waktu " setelah mengatakan itu Mom goddess menghilang dengan terdengarnya suara kepakan sayap .
"Jadi apa yang akan kita lakukan sekarang " Aprhodite bersuara memecahkan keheningan di antara mereka " Aku tidak tau dengan kalian tapi aku ingin berlatih panah atau berburu dengan Dulios " Ucap Arthemis Dulios adalah Rusa emas hewan yang begitu Arthemis sayangi dan di agungkan .
"Hmm..sepertinya aku akan berendam saja , aku sangat lelah "ucapan Angelisius sambil merenggangkan tubuhnya .
"Bagaimana denganmu Athena apa kau tidak tau mau melakukan sesuatu" tanya Aprhodite ke Athena yang sejak tadi diam saja , Athena nampak berpikir sejenak " Hmm aku tak punya acara lebih baik kau dan aku bermain saja di kamar mu sambil makan kue , aku sedikit lapar " ucap Athena , Aprhodite tersenyum langsung menarik tangan Athena menuju kamarnya.
KAMU SEDANG MEMBACA
Mystical World [BLACKBANGTAN] END
FantasíaKami berada di antara mereka , kami memilih menginjakkan Bumi ini dari pada diam di Olympus dengan begitu banyak kenikmatan, demi Menjauhkan kehancuran dunia ini dari sebuah peperangan antara Kegelapan dan Kebaikan. Tugas takdir yang di berikan kepa...
![Mystical World [BLACKBANGTAN] END](https://img.wattpad.com/cover/188600720-64-k434955.jpg)