[ Surrender or Fight ]

882 107 6
                                        

💎💎💎

Asap hitam yang sangat banyak tiba-tiba menyebar diseluruh penjuru dunia fantasy, makin banyak penyakit-penyakit yang belum pernah dijumpai tiba-tiba muncul setelah masyarakat menghirup asap hitam itu. "Kalian semua jangan ada yang menghirup asap ini uhuk..uhuk.." Sean memegang dadanya yang terasa sesak "Jendral kau tidak apa-apa" ucap prajurit itu sambil memegang pundak Sean untuk membantunya berdiri dengan benar-benar, Sean hanya mengangguk sebagai jawaban dia tidak apa-apa.

Ronald sudah memperkirakan semua itu pasti ulah dari salah satu Iblis tapi dia tidak tau bahwa akan memberika dampak sebesar ini, jika saja ini hanya ada di kerajaannya mungkin sekarang dia bisa meminta bantua kepada kerajaan lain tapi asap hitam ini menyebar keseluruh kerajaan.

"Aku harus membuat pelindung" saat Ronald akan mulai membacakan mantra Evelyn menghentikannya "Bukan mantra pelindung sayang mari kita buat mantra pemusnah" mata Ronald melotot terkejut mendengar apa yang dikatakan istrinya.

"Apa maksudmu Evelyn kau mau membunuh rakyat kita"

BUGH

"Dasar bodoh makanya kalau orang sedang berbicara jangan di potong dan berhenti menatapku seperti" Evelyn kesal dengan suaminya yang menatap dengan wajah memelas karena pukulan yang dia berikan tepat di lengannya.

"Kita harus memusnahkan asap ini terlebih dahulu, kita harus menyingkirkan sumbernya baru masalah ini akan selesai bila kita sembuhkan rakyat tapi asap ini masih ada tetap saja mereka akan sembuh lalu sakit kembali" Ronald menatap kagum sang istri bahkan dia tidak berpikir sampai kesitu semua ini karena dia sudah terbawa emosi.

💎💎💎

"AGHHH SIAL"

"Cukup Zio tidak ada hasilnya kau menendang barrier ini sangat kuat, kita harus berpikir jernih untuk keluar dari sini"

Apa yang dikatakan Gevan memang benar semua ini tidak akan selesai jika hanya mengumpat dan melakukan hal yang tidak berguna "Berpikir jernih apa sialan bahkan sekarang kekuatan kita pun tidak bisa digunakan" Zio yang terlihat masih terbawa emosi.

"Hentikan jangan bertengkar bila terjadi perpecahan diantara kita semua akan berakhir, kita harus saling percaya" Leon menengahi karena bila dilanjutkan bisa saja Zio dan Gevan akan saling membunuh karena sama-sama frustasi.

"Apa kalian menyesal membantu kami" Tanya Angel

Para pangeran menunduk tidak menanggapi pertanyaan Angel, sedangkan Angel terkekeh "Maafkan kami yang membawa kalian pada situasi seperti ini, mungkin jika kalian tidak membantu kami kalian bisa menyelematkan keluarga kalian diluar sana yang mungkin sekarang pasukan kegelapan sedang menyerang beberapa kerajaan di dunia Fantasy"

"Arthemis kau putri terkuat dari Dewa Zeus kan, tapi kenapa kau begitu lemah bahkan kau setelah mendengar cerita dari Azazel aku sempat tidak percaya bahwa kau Arthemis yang diceritakan disepanjang sejarah"

"Kau Athena Dewi perang terkuat mana buktinya kau lemah bahkan seharusnya kau bisa mengalahkan Azazel karena pasti kau lebih kuat darinya sesuai dengan apa yang diceritakan dalam catatan sejarah"

Athena mengepalkan tangannya tidak terima mendengar apa yang dikatakan Keral "Apa maksudmu hah!!! Memang selama ini kau berbuat apa kau hanya lebih banyak diam disaat yang lain berpikir dan bertarung bersmebunyi bagai seorang gadis dasar sialan"

"Kau mau ku bunuh Keral berani mengatakan seperti itu tentang Athena"

"Ck..kau di butakan cinta teman apa yang aku katakan memang benar"

"Cukup Keral apa yang terjadi denganmu kenapa mengatakan seperti itu" Juan yang sudah tidak tahan akhirnya membuka suara, Angel menggengam tangan Juan berusaha menenangkan kekasihnya itu yang mulai tersulut emosi.

Mystical World [BLACKBANGTAN] ENDCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang