part-14

26 7 2
                                        

Dipagi hari kini seisi bumi dicerahkan olehnya,sinar matahari yang terasa hangat.perasaan bahagia datang pada semua pemain basket SMA Jiwa Indah.

Beberapa jam lagi turnament akan dimulai,Jimin serta semua Timnya tengah bersiap.Jungkook yang berada disebelahnya tersenyum.
"Jimin sepertinya hari ini kau sangat bersemangat" ucapnya.

Jimin menatap Jungkook "Ya!aku sudah berjanji pada kekasihku untuk membawa piala kemenangan,aku tekankan kau untuk mencetak rekor oke?"

Jungkook tersenyum seraya menggeleng "aku juga punya janji" ucapnya pelan

+00+

"Ahhhh,Yerin apa aku mimpi?ini nyata bukan?" itu Eunha,berantusias sembari menampar pelan pipi tembemnya.

Yerin menyeruput Ice Coklatnya "dia hanya berbicara akan melakukan yang terbaik,bukan karnamu tapi demi kemenangan Tim.aish kau ini terlalu berlebihan" ucapnya malas.

Eunha memanyunkan bibirnya "Kau memang bukan pendengar yang baik"

bersamaan dengan Yuna datang,Eunha langsung saja menarik tangan temannya ini dan langsung bercerita tentang dirinya.

"Ya!Yuna apa kau tau Jungkook dan aku hmm" Eunha malu-malu membicarakannya,Yuna yang mendengarnya ikut serius dengan ucapannya.

"Apa kalian sedang menjalani hubungan?" tanya Yuna polos,Eunha dengan wajah memerah berteriak pelan sembari menggerakkan seluruh tubuhnya.terlihat jelas ia sedang merasa senang.

"Tidak,hanya sekedar chatan saja" itu Yerin,seketika Eunha kembali memasang wajah datar.

"Yerin diamlah,jangan membuat mood senangku menjadi hancur" sarkas Eunha.

Yerin tertawa begitu juga dengan Yuna,seketika tiba-tiba saja ada seseorang lelaki yang datang.dengan ragu lelaki itu memberi sebuah kertas pada Yuna.

"Yuna,ini untukmu" saat Yuna menerima kertas itu,ia segera pergi.wajah bingung mereka bertiga terlihat,Yerin menatap Eunha yang juga menatapnya.

Beda dengan Yuna yang terpanah pada suratnya."apa itu?dari siapa?" tanya Yerin,Yuna menggeleng dan langsung membukanya.

Ia membuka isi surat yang tidak ada nama pengriminya,langsung saja ia membuka bagian intinya.

Yuna?masih ingat denganku?aku harap masih,
Jika kamu berfikir ini surat Cinta,kamu salah. Tentu saja aku akan mengucapkannya secara langsung nanti:)
Baiklah langsung saja,kamu ingatkan?Ayahmu ada bersamaku?Jika sudah menyangkut ayahmu kau pasti tau siapa aku,Jika kau ingin cepat bertemu dengan bajingan Tua itu cepat datang kealamat yang tertera,Sore ini aku tunggu!Jika kau tidak datang,Ayahmu dan juga kekasihmu tidak akan selamat.

Setelah membacanya Yuna tertegun,ia mencengkram kuat surat itu dengan emosi,Eunha dan Yerin yang sudah bingung dilanda kepanikan.

"Yuna apa isi suratnya?" tanya Eunha,Yuna mendengus keras mengepal tangannya dengan penuh emosi.

"Yerin,Eunha Apa Jimin akan menyelesaikan turnament sore ini?"

Keduanya mengangguk "Jungkook bilang ia hanya tanding untuk satu grub lawan,sepertinya akan cepat selesai" Yuna bertekad kuat menatap depan dengan yakin.

+00+

Para pemain basket tengah serius menghadapi lawan didepannya,bertubuh Tinggi membuat semua Tim Jimin kesulitan karna tidak setara dengan rata-rata tingginya.

suddenly became a stalkerTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang