part-16

20 6 0
                                        

Jimin baru saja tiba di markas,belum ada niatan untuk pulang kerumah.membawa piala yang sudah disepakati semua Tim,hanya untuk memberikannya pada sang kekasih.Walaupun besok harus dikembalikan kesekolah,Jimin hanya ingin memamerkan semua kerja kerasnya.

Ia merebahkan dirinya,mengambil ponsel disaku dan memencet nomor untuk dihubungi.
"Ah,Yuju-yaa.aku men-"

"Jimin-aaaa hiks" ia menangis kencang didalam telepon,Jimin tentu saja terkejut dengan teriakannya.

"Ya!ya adaapa?Yuju-yaa apa ada yang menyakitimu?" tanya Jimin.

Yuna tidak bisa menahan air matanya,ia hanya menangis didalam telefon."Aku akan kerumahmu sekarang"

"Jimin-aa,tolong aku.aku takut"

Jimin mematikan telfonnya,ia segera bergegas pergi mengambil jaketnya dan langsung keluar markas

+00+

Taehyun tengah berjalan santai untuk pergi pulang kemarkas,memasukkan kedua tangannya pada saku celana,ia berjalan dengan aerphone menutup telinganya.

Wanita yang baru saja turun dari bus mengalihkan pandangannya,wanita feminim dengan rok pendek beradu baju putih polos yang serasi.

Taehyun tampak terkejut,ia membuka aerphonennya "Hyeri-aa" teriaknya.sang pemilik nama menoleh,sama halnya pada Taehyun ia juga terkejut dan diakhiri senyuman.

"Hyun-aa,itukah kau?" Taehyun tersadar,harusnya ia tidak memanggilnya.

Hyeri adalah anak dari Jeonmin,dengan kata lain ia adalah adik dari Hoshi.mereka berdua adalah sahabat sejak masa SD,tumbuh dewasa bersama menjadikannya soulmate sejati.

Tidak ada kata Cinta dipersahabatan mereka,tapi ternyata itu hanya pikiran Taehyun,bisa dibilangn Hyeri menyimpan perasaan dengan sahabatnya ini.

Alasan Hyeri pergi adalah saat Taehyun mengatakan bahwa ia menyukai teman Hyeri,Min Hyunjae.saat tau itu Hyeri benar-benar sakit hati,ia pergi begitu saja tanpa pamit pada sahabatnya itu.

Taehyun terus menghubungi Hyeri tapi Nihil,ia tidak pernah menjawab.saat itu Hyeri mengirim surat yang membuat Taehyun lebih bingung harus apa,dengan tulisan yang berisi:

"Hyun-aa,maafkan aku yang bersifat kekanakan seperti ini.pergi tidak pamit tanpa penjelasan yang jelas,aku tidak kuat berbicara padamu jadi aku melampiaskannya pada surat ini.Hyun-aa teruslah mencintai Hyunjae,teruslah awasi dia bagaimana saat itu kau tersenyum diam padanya.aku berharap saat aku kembali kau sudah bahagia bersama dia,biarkan aku disini berusaha menghancurkan perasaan yang tidak wajar ini.

Cih,aku tertawa sekaligus menangis saat tersadar bahwa aku Mencintaimu.aku sudah mengingkar Janji yang sudah kita buat saat SD dulu,untuk tidak memendam perasaan diatara kita.Kita sahabat dan akan terus menjadi sahabat sampai kapanpun."

itulau surat terakhir dari Hyeri,dari itu Taehyun mengira bahwa kepergian Hyeri,karna ia menyukai Hyunjae.sebab itu ia selalu menghindari Hyunjae walaupun ia sangat menyukainya sampai saat ini.

Dan satu hal yang Taehyun tidak tau, bahwa Hyunjae sudah tau jika Taehyun menyukainya dan itu karna Hyeri memberitaunya.

Hyeri berlari untuk mendekat Taehyun,tanpa ia lihat kanan kiri mobil besar sudah siap untuk menghantamnya.Taehyun terbelak dan berteriak "Hyeri-aa awas"

suddenly became a stalkerTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang