Jessica dan Dhea pulang krumah, sedangkan Ana hrus mendengar ocehan ibu nya selama ber jam jam.
Keesokan harinya saat pulang sekolah mereka bertiga berkumpul untuk meminta maaf ke Stressia. Dan Stressia dengan Fei.
"Eeee. Kak Stressia" Tegur Dhea.
"Iya kenapa dhea sayang?" Tanya Stressia.
"Anu, kak, sini, Fei ga usah ikut yak. Bentar aja kok" Dhea membawa Stressia sedikit menjauh dari Fei diikuti dengan Ana dan Jessica."Jadi kenapa kalian bertiga? Bikin ulah lagi?" tany Stressia.
"Maaf kak!!" Ana, Jessica, dan Dhea serentak.
"Kenapa?" Tanya Stressia
"Maaf kak. Kmaren udah mata mata in kaka" ucap Jessica.
"Loh kalian mata mata in kaka?" Stressia kebingungan.
"Lah. Kemaren. Kaka ga tau?" Ana kebingungan.
"Ga tau. Kemarin kaka cuman ngeliat kalian ketiduran ya udah kakak kasih minum aja, tapi kalian lama banget bangun. Ya udah kaka masuk rumah lagi" Stressia menjelaskan.
"Ketahuan yaaa kalian. Harus di kasih hukuman apa nih" Ancam Stressia.
"Maaf kak. Tapi, sebelum itu ada satu pertanyaan dulu." Ucap Ana.
"Apa Ana?" tanya Stressia.
"Kemarin kaka ngapain aja ama Fei?"Jessica dan Dhea langsung menutup mulut Ana.
"Maaf kak kek nya kak Ana masih pusing abis pelajaran matematika tadi" Dhea mengalihkan pembicaraan.
"ohhh. Kemarin kakak..."Fei mendatangi mereka berempat
"Semuanya!! Masih lama?" tanya Fei.
"~ara Liang yuk kita ke depan bentar. Aku mau beli minum. Temenin" Jessica menjauhkan Fei."Selanjutnya kuserahkan kepada mu surminem. Beritahu diriku nanti" Jessica memberi isyarat dengan mengedipkan mata.
"Ok" Dhea memahami isyarat tersebut langsung bertindak.
"Lnjutin kak. Kenapa kemarin?" Dhea diam diam membuka perekam suara di smartphone nya.
Stressia menjelaskan panjang lebar. Lalu mereka berdua bersama Ana mendatangi Fei dan Jessica.
"Ohhh Ya udah ya kak. Kami bertiga mau belajar bareng dirumah aku. Kaka ama Fei duluan aja" Ucap Dhea
"Lah kalo gitu kenapa ga belajar bareng semua aja Dhea kan bisa di rumah aku" Ucap Fei.
"Ga usah kak. Kaka berdua aja ama kak Stressia" Ucap Dhea.
"Ok deh. Sampai besok"Beralih ke trio pro(problem) mereka berkumpul di rumah Dhea.
"Jadi Sur gimana?" Jessica penasaran.
"Percaya lah lu bkalan kecewa. Gua juga kecewa." ucap Ana dengan wajah sedikit kesal.
"Lah ngape. Jadi gini..." Ana menjelaskan.
"Hah?? Ga percaya gua" Ucap Jessica.
"Silahkan yang mulia Jessica mendengarkan rekaman yang saya rekam."Kembali ke masa obrolan Dhea dengan Stressia.
"Lnjutin kak. Kenapa kemarin?" Tanya Dhea.
"Ahhh kemarin itu. Fei ternyata suka banget sama kue, padahal katanya dia ga terlalu suka yang manis. Ya udah kaka buatin, eh untung ny dia bilang enak. Terus kemarin itu kaka belajar bareng ama Fei. Main game bareng, sedikit kekanak kanakan tapi kaka juga main keluarga keluarga an sama Fei. Beneran kaka makasih banget ama Fei udah mau nginep kaka kesepian di rumah cuma sendiri. Sabtu ini gimana kalo kalian ikut? Katanya rumah Fei kosong, orang tuanya ada kerja di luar kota." Stressia menjelaskan.
"Ohhh Ya udah ya kak. Kami bertiga mau belajar bareng dirumah aku. Kaka ama Fei duluan aja" Ucap Dhea.
Trio pro tiba tiba menjadi suram, hilang semangat dan tidak peduli lagi dengan kemesraan mereka.
Besok nya di sekolah trio pro bangkit lagi karena ada sebuah kejadian yang mengejutkan. Trio pro bangkit.
Dhea dan Jessica mengingat jati diri mereka. Dan Ana hanya bisa menonton

KAMU SEDANG MEMBACA
GanTeng
Randomkisah cinta antara kelima para manusia ganteng, benar seperti dugaan kalian 1 cogan dan 4 cegan. Sekolah Menengah Atas Negeri Ouran alias SMAN Ouran merupakan sebuah sekolah seperti pada umum nya, tetapi disana terdapat 5 orang yang biasa di sebut...