" tadaima "
" ehm... permisi "
" Okaeri, kalian sudah datang ? " sambut sang Nyonya Nara sambil tersenyum, di wajahnya tak nampak ekspresi terkejut sedikitpun seakan sudah tahu kalau kedua remaja itu akan datang ke rumah mereka
" ya, kita dapat 2 tamu " ujar Shikamaru dewasa sambil melepas sepatunya
" aku tidak buta tahu " balas Temari sambil mengambil alih barang bawaan suaminya. Shikamaru tersenyum jahil dan menarik Temari ke dalam ruang tamu lalu mencium bibir ranum istrinya yang sudah lama tidak ia rasakan
" hei cukup, ada orang lain disini " ujar Temari sambil memutus ciuman mereka
" orang lain ? mana ? " tanya Shikamaru dewasa dengan tampang bodoh
Temari menjitak kepala suaminya dengan keras " jangan bercanda " Shikamaru hanya meringis sambil menggandeng tangan istrinya menuju pintu depan tempat mereka meninggalkan 2 remaja yang akan tinggal beberapa hari di rumah mereka
" maaf atas yang tadi dan selamat datang di rumah kami " sambut Temari dewasa
" anggap saja rumah sendiri " sambung Shikamaru dewasa
" ha'ik arigatou " ujar kedua remaja itu
------------------000----------------
" kau masak banyak sekali hari ini " ujar Shikamaru dewasa saat melihat banyaknya hidangan yang tersaji di depan mereka
" kita kan kedatangan tamu hari ini, Anata, anggap saja ini sebagai sambutan " ujar Temari dewasa sambil duduk di sebelah suaminya
" arigatou... tapi apa tidak merepotkan ? " tanya Temari remaja
Temari dewasa tertawa pelan sambil menggelengkan kepalanya " tidak sama sekali kok, kebetulan hari ini aku sedang ingin memsak banyak dan suamiku juga pulang ke rumah jadi santai saja "
Temari remaja mengangguk patah patah, ia sedikit malu saat dirinya di masa ini menyebut Shikamaru sebagai suaminya, yah.... tapi mereka memang sudah menikah di masa ini sih
" ittadakimasu "
Mereka mulai mengambil hidangan yang tersedia di meja dan memakannya
" bagaimana ? apa sesuai dengan selera kalian ? " tanya Temari dewasa
" oishi " ujar kedua remaja itu bersamaan. Temari dewasa tersenyum senang saat mendengarnya
" tapi mau bagaimanapun mereka adalah kita di masa lalu kan istriku, kau pasti menyesuaikan rasa makanan ini dengan selera kita " celetuk Shikamaru
" huh sekali kali bersikaplah bodoh untukku, dasar suami tak peka " ujar Temari kesal
Shikamaru dewasa terkekeh " ha'ik gomennasai Nyonya Nara " ujar Shikamaru sambil mencium pipi istrinya
Temari dewasa sedikit merona mendapatkan perlakuan lembut seperti itu dari suaminya, ia memalingkan wajahnya agar suaminya yang kini sedang tersenyum puas itu tidak melihat rona merah di pipinya. Sedangkan kedua remaja itu saling menatap satu sama lain saat melihat adegan suami istri itu dan memalingkan wajah satu sama lain sambil merona malu
" o-oh ya, ka-kapa Shikadai a-akan kembali, a-anata ? " tanya Temari dewasa
Shikamaru dewasa nampak berpikir "menurut perkiraanku sih lusa "
" bukankah itu terllau lama hanya untuk misi mengantar delegasi Suna ? "
" Gaara mengabariku, katanya mereka memberi tim 10 waktu istirahat beberapa hari di Suna "
KAMU SEDANG MEMBACA
To The Future
Fanfiction" kita ada dimana ? " " wakaranai, semuanya terlihat familiar tapi asing " " hei lihat patung hokagenya " " EHH HOKAGE KETUJUH ?! SEBENARNYA KITA ADA DIMANA ?! " Naruto dan keempat temannya terlempar ke masa depan dimana mereka sudah berkeluarga ? b...
