Hari senin.
Mereka sudah sampai di sekolah, beberapa menit lalu
"Upacara ga sih?" Tanya Etam
"Masa hujan upacara?" Ketus Nisa
"Tapi bisa Jadi sih" ujar Jack
"Ga mungkin kalo hujan upacara" ucap Riri
"Dahla nanti juga ada pengumuman" ucap Jack
"Nah" ucap mereka berempat.
Tak lama dari itu, ada pengumuman.
"Selamat pagi para siswa dan siswi, karna hari ini sedang di landa hujan. Sementara untuk minggu ini upacara tidak di laksanakan. Sekian terima kasih" ucap Pak Ade yang mengumumkan.
"Tuh ga upacara kan?" Tanya Etam
"Engga" ucap Nisa, Jack dan Riri.
"Ya udah ke kelas yuk?" Ajak Jack sambil merangkul Riri
"Yu" ucap Riri, Nisa, dan Etam
Lalu mereka pun masuk ke kelas.
Detik demi detik, pelajaran di mulai. Tak terasa ternyata pelajaran sudah selesai.
Bel pulang pun berbunyi.
Para murid pun berlarian keuar kelas, ada yang menuju halte, ada yang menuju parkir, dan ada juga yang menuju gerbang belakang.
Riri, Nisa, Jack, dan Etam memilih untuk menuju ke parkiran karna Jack memakirkan mobil nya disana. Akhir-akhir ini Jack memang sering memakai mobil, karna keadaan Riri yang belum begitu baik, setelah pulang dari rumah sakit.
"Yang nyupir gw, ato lu?" Tanya Etam pada Jack
"Lu aja, gw mau ngejagain Riri di belakang" ucap Jack
"Bacot lu, bilang aja mau mesra-mesraan" ucap Etam
"Meresahkan" ucap Nisa dan hanya di balas delikan oleh Jack
"Udah, mending kita langsung pulang aja" lerai Riri.
Dan mereka pun masuk ke mobil pajero Jack. Etam pun mulai menyetir mobil. Seperti biasa, jika di jalan Riri pasti mengantuk, dan tidur di dada bidang Jack. Jack pun mengelus rambut Riri.
"Pepet terus mas, jangan kasih kendor" celetuk Etam
"Sewot lu. Nis tuh ladenin pacar lu" ujar Jack
"Bacot" sewot Nisa dan di balas tawaan kecil dari Jack
"Ngantuk juga" ujar Nisa sambil menyandarkan kepala nya ke jendela, tak lama dari itu Etam menarik tangan Nisa, dan Nisa pun tersentak, jarak antara Nisa dan Etam hanya kurang lebih 2 cm, sehingga Etam bisa mencium wangi dari rambut Nisa.
"Cium ae mas" ujar Jack dan
Cup
Etam mencium kening Nisa, dan langsung di dorong oleh Nisa
"Ih Nugroho" malu Nisa sambil mengalihkan pandangannya ke luar kaca jendela lagi
"Gemesh deh" ucap Etam sambil mencubit pipi Nisa yang merah menjadi tanpa merah
"Malu tau" marah Nisa yang di pandang semakin lucu di mata Etam
"Udah ah, marah nya" ucap Etam sambil mengelus kepala Nisa
"Lagian bikin kesel mulu" ucap Nisa
"Mau nonton bola ga?" Tanya Etam pada Nisa yang sedang marah
"Mau" ucap Nisa dengan mata yang berbinar
"Bocah, kalo marah di ajak nonton bola aja langsung mau dan ga marah lagi" kelakar Etam
"Ish" ucap Nisa sambil menyender di bahu Etam
"Kenapa kamu mah bisa bikin aku ga marah lama-lama?" Ucap Nisa lagi
"Emmmm" jahil Etam
"Yang bener" marah Nisa
"Karna pake kekuatan cinta. Hahahahahhah" ucap Etam di selingi oleh tawa.
Dan Etam pun melanjutkan perjalanannya
"Dah nyampe woy, molor mulu" teriak Etam di mobil, karna Nisa, Riri, dan Jack tertidur
"Eh ucing ndogan kaluar naga" ucap Nisa karna kaget
"Allahhuakbar" ucap Jack yang kaget juga
"Kebakaran" ucap Riri yang tak kalah kagetnya dengan Jack dan Nisa. Etam pun tertawa sejadi-jadi nya sampai mengeluarkan air mata
"Ish, bego" marah Jack yang tak terima
"Kaget ih si a'a mah" ucap Riri yang masih mengumpulkan nyawa nya yang belum kumpul semua
"Untung tangan masih terkendali" ucap Nisa sambil mengelus telapak tangannya
"Kalo udah ga terkendali?" Tanya Etam yang agak bego
"Tu muka udah kebam" balas Nisa
"Sabar-sabar. Lagian lu pada molor mulu, orang udah sampe" ucap Etam
"Ga gitu juga bangunin nya a" ucap Riri
"Iya-iya a'a salah. Maap" aku Etam
"Lain kali ga usah di ulang" sinis Jack
"Udah woy, lu denger kaga sih?" Marah Nisa karna perdebatan tak kunjung usai
"Udah ah, mau pada turun?" Tanya Riri
"Ga usah, langsung pulang aja" balas Etam
"Owh ya udah, aku masuk ke rumah dulu ya sayang" ucap Riri sambil memainkan rambut Jack sekilas
"Iya" balas Jack.
Lalu Riri pun turun, dan Etam pun melajukan mobilnya lagi menuju ke rumah Nisa, sehabis dari rumah Nisa, Etam pun menuju ke rumah nya, dan saat sampai di rumah Etam, Jack pun berpindah tempat jadi ke kursi pengemudi dan pulang ke rumah nya.
●●●
Hari ini, sekolah sedang libur karna cowo-cowo sedang tanding futsal.
Di lapangan sekolah
"Jack Brown sayang ku semangat!!"
"Jack aku pada mu sayang!!"
"Jack calon istri mu mendukung mu!!"
Begitu lah teriak para ciwi-ciwi centil yang mendukung Jack
"Semangat ya" ucap Riri menyemangati Jack dan di balas senyuman hangat oleh Jack.
"Ga nyemangatin a'Etam teh?" Tanya Riri pada Nisa
"Engga" jawab Nisa singkat
"Kalo kenapa-kenapa gimana?" Celetuk Etam tiba-tiba
"Ya.. jangan kenapa-kenapa lah" ucap Nisa dan di balas delikan oleh Etam.
Saat sedang asik menonton pertandingan futsal itu, tiba-tiba
Bruk
Suara seseorang yang di tabrak keras oleh orang.
"Nugroho!!" Kaget Nisa karna yang jatuh adalah pacarnya sendiri yang tak lain adalah Etam
"A'Etam" kaget Riri juga.
"Tam, lu gapapa tam?" Tanya Jack masih di dalam lapangan
Priiiitttt
TBC
Ig:thalitarrizkia
●●●
Jangan lupa ninggalin jejak ya:) sorry kalo part nya kurang panjang. Kamis depan panjang kok part nya, sabar aja:) Salam hangat.
#TRR
KAMU SEDANG MEMBACA
KIARI GUSTIN[Revisi]
Fiksyen Remaja[FOLLOW SEBELUM MEMBACA] (Proses Revisi) Pernah ngira ga, yang asalnya cuman nge fans, malah jadi pacar? Bahkan calon suami?! Nah di cerita KIARI GUSTIN ini, kamu akan menemukan dan mengira nyaa!! "Sebenernya aku suka sma kamu Ri" ucap Jack pada Ri...
![KIARI GUSTIN[Revisi]](https://img.wattpad.com/cover/246488471-64-k690594.jpg)