3

506 42 0
                                    

Pelajaran kini sudah selesai saatnya semua siswa pulang

Hyera berjalan keluar gerbang, menunggu paman jo, saat sedang menunggu hyera merasakan ada orang disampingnya

"kau sedang menunggu jemputan ya? "

"...."

"kalau begitu aku akan menemanimu"ucap pria itu yang tak lain adalah jimin

Saat mulut pria park itu ingin berbicara,suara klakson mengehentikannya, itu adalah jemputan hyera,gadis itu langsung masuk kedalam mobil itu mengabaikan presensi jimin

Jimin hanya menghela napas, menundukan kepalanya, ia gagal mendekati gadis itu

Tiba tiba saja ia mendongakan kepalanya ketika mendengar seseorang berbicara

"masuklah, bus sedari tadi sudah pergi, kau akan susah mendapatkannya"

Ya itu hyera,entah kenapa ia merasa bersalah kepada anak asisten rumah nya itu,

Jimin yang mendengar itu "terkejut" megulum bibir tebal nya itu, ya dia sangat senang, baru kali ini gadis itu mau berbicara kepadanya

"gomawo" ucap jimin tersenyum

********

S

aat ini dikediaman rumah park sedang makan malam bersama

"yeobo kau tau tuan sojun mengajak kita untuk makan malam bersamanya" ucap park sohyun

Park jung, yang mendengar itu lantas tersedak mendegar apa yang dikatakan istrinya itu, bisa dibilang ini pertama kali tuan dari istrinya itu mengajak makan malam bersama

"benarkah, ada hal apa tuan sojun mengajak kita kesana yeobo" ucap park jung,yang didapati gelengan oleh istrinya

"benarkah eomma? Tumben sekali dia mengajak kita kesana" ucap jimin yang baru turun dari tangga, tanpa orang tua mereka sadari jimin tersenyum, dia sangat senang, berarti dia akan bertemu dengan gadis itu

"eomma juga tidak tau,makanlah cepat" ucap eomma jimin

Jimin menganggukan kepalanya

*****

Saat ini dikediaman tuan kim, sedang bersiap siap untuk makan malam bersama keluarga park

Hyera yang turun dari tangga terkejut melihat makanan banyak sekali dimeja makan, dia tidak tau kalau ada makan malam bersama

"banyak sekali makanannya, apa ada acara"ucap hyera

"sayang kenapa kau tidak bersiap siap, bentar lagi kita akan ada makan malam bersama keluarga ahjumma

Hyera mengerutkan keningnya, tidak mengerti yang dimaksud ayahnya

"bersiap siap lah sebentar lagi mereka akan datang" ucap kim sojun

Hyera hanya menurut perintah ayahnya, segera ia kembali kekamarnya untuk bersiap siap

Saat ini keluarga park sudah sampai dikediaman tuan kim, jimin yang memaki baju hitam polos dan celana biasa menampakan dirinya yang begitu tampan, hanya dengan mengenakan pakaian biasa

Tok tok tok

Ceklek

"eoh kalian sudah datang masuklah"

Ketika pintu dibuka park jung langsung membungkukan badannya yang diikuti oleh anak dan istrinya

"silahkan masuk, ayo langsung saja ke meja makan"ucap tuan kim

Jimin yang kini berjalan menuju meja makan pun mendapati hyera yang mengenakan hoodie dan celana pendek tengah memainkan ponselnya

Deg!

Jantung jimin berdetak 2 kali lipat, entah kenapa, hyera sangat cantik malam ini

Park jun, park souhyun, dan jimin kini sudah mendaratkan bokongnya di kursi,kali ini jimin berhadapan dengan hyera yang memasang wajah datar

Hening.itulah suasana saat ini,hanya ada suara dentingan sendok dimeja makan

"ah pasti kalian sangat terkejut ketika saya mengajak kalian makan malam bersama " ucap tuan kim

"saya ingin menjodohkan hyera putri saya dengan putra anda" lanjut tuan kim

"apa maksud apa!? " ucap hyera nada membentak

"dengarkan ayah dulu hyera,ini demi kebaikan mu"

Keluarga park terkejut mendengar penuturan sang ayahnya,terutama jimin

"saya sudah tau, selama ini jimin menjaga putriku dari jauh, dia juga tampaknya menyukai hyera"ucap tuan kim sambil melirik hyera dan jimin

"maka dari ini, saya mempercayai putra anda untuk menjaga hyera karna saya tidak bisa menjaganya setiap saat"lanjut taun kim

Jimin tidak bisa berkata kata lagi,sedangakan hyera matanya sudah memanas ingin sekali mengeluarkan cairan bening itu

"t-tapi apakah anda sudih mempunyai besan yang derajatnya tidak tinggi tuan? " ucap park jung

"iya tuan, lagi pula mereka masih sekolah" kali ini park sohyun angkat bicara

Jimin sedari tadi menatap hyera dengan tatapan sulit diartikan, entahlah kali ini ia harus senang atau sedih, melihat hyera yang ingin menangis rasanya tidak tega

"dengar, saya tidak melihat seberapa derajat anda, yang dilihat itu ketulusan dari seseorang, apa gunanya mempunyai derajat tinggi tapi tidak mempunyai hati nurani"ucap tuan kim "dan masalah sekolah atau tidaknya itu tidak masalah,kita hanya menutup rapat rapat berita ini"lanjut tuan kim

Hyera kali ini bangkit dari duduknya, ia sudah menangis sedari tadi

"kau jahat sekali ayah,kau seperti menjual ku saja karna kau tak bisa menjaganya hiks " ucap hyera langsung berlari menuju kamarnya

Jimin sakit melihay hyera menangis seperti itu

"apa kau mau nak jimin, aku mempercayai mu, kau adalah pria yang berbaik hati dan aku tidak mau menerima penolakan, urusan hyera biar saya coba bicara kepadanya

"kalau tuan mempercayai saya, saya akan menerimanya"ucap jimin orang tuanya sedari tadi merestui juga ia tau anaknya itu menyukai hyera sejak lama

"sial,sial,sial,kenapa dunia ini begitu jahat kepada ku" hyera berjalan menghampiri poto sang ibu "eomma aku merindukan mu" cairan bening itu keluar dari mata cantik hyera

"aku benci semua ini, arrghhhhh"

Tok tok tok

love (PJM) Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang