HATE ✈ LOVE ✈ FLIGHT ✈ REPEAT
• NOHYUCK (JENO, HAECHAN)
• GENDERSWITCH
• ROMANCE, FLUFFY with a little bit of spice
A story by Bee🐝
Full version of Chapter 7 Book Amorist with tittle "Over the Sky".
Be a smart and respectful readers ♡'・ᴗ・'♡
Hai~ Jangan lupa tinggalin vote dan komen yaa~ I'll be grateful for that!
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Summer, 2004
"Ssaem bosan melihatmu di sini, Haechan-aa... keluarlah, bersosialisasi dengan teman-temanmu."
"Tapi ssaem di sini menyenangkan. Ada ssaem juga yang mau mendengar semua ceritaku. Aku tidak butuh teman. Yang mereka bicarakan hanya lelaki saja."
"Kalau begitu cari teman lelaki yang mau mendengarkan ceritamu. Sana keluar. Ssaem sibuk."
"Sibuk apa, ssaem? Tidak ada anak nakal juga kan yang disuruh ke ruangan BK."
"Ada. Sebentar lagi dia datang. Eoh, itu dia datang."
Haechan memutar setengah tubuhnya melihat ke arah pintu. Seketika itu juga ekspresinya berubah datar.
"Aku akan kembali ke kelas, ssaem."
Haechan bangkit dari kursinya dan berjalan cepat ke arah pintu tapi lengannya malah ditahan, Haechan didudukkan secara paksa lagi oleh anak yang baru saja muncul di ruangan tersebut.
"Kau mau mati, hah?!"
"Minus poin, ssaem! Dia mengeluarkan kata-kata kasar."
"Kenapa?! Kau mau jari tengahku juga?!"
Anak itu menaik-turunkan alisnya seakan menantang Haechan. Sayangnya gadis itu tidak berani. Tidak di depan guru BK. Haechan mendengus kesal, menghadapkan lagi tubuhnya ke depan lalu menyilangkan kedua tangannya di depan dada.
"Lee Jeno... apalagi kali ini?"
Guru BK tersebut sudah dalam tahap bosan sampai nada bertanya terdengar malas seperti itu. Bagaimana tidak? Setiap hari, anak laki-laki di depannya ini paling tidak satu kali masuk ke ruangan BK. Setiap harinya. Ada saja ulahnya. Entah bolos, merokok, mengerjai guru dan teman-temannya. Guru-guru pun sepertinya muak dengan tingkahnya tapi tidak bisa melakukan apa-apa. Diberi SP 100 pun anak itu tidak akan pernah ada kapok-kapoknya. Diancam DO malah cerah mukanya. Malah minta guru untuk cepat-cepat saja mengeluarkan dia dari sekolah.
"Paling lompat pagar lagi tuh, ssaem." Balas Haechan dengan nada ketusnya.