16. Baru Bersama

44 2 0
                                    

Ketika bangun pagi, David melihat sudah ada Emily yang sedang bersiap-siap sepertinya akan berangkat ke kantor. "Tidur dimana tadi malam?"

"Di kamar Robert"

"Hah? ngapain tidur di kamar Robert?"

"Ya terserah gue lah mau tidur dimana" Emily pergi meninggalkan David begitu saja.

Setelah David sudah rapih, dia keluar kamar akan berangkat ke kantor karena memang cutinya hanya 1 hari saja. Ketika sampai di bawah dia melihat rumah mertuanya sangat sepi tidak ada orang kecuali para pelayan yang bekerja di rumah itu.

"Mas, sarapan dulu mas" si mbok menawarkan David untuk sarapan.

"Yang lain pada kemana ya? kok sepi banget?"

"Mas ndak dikasihtau toh? Bapak, Ibu sama non Emily pergi nganterin den Robert ke bandara, den Robert sudah mau balik lagi ke Amerika"

"Ooh Robert udah mau pulang, mm.. yaudah deh saya berangkat dulu ya mbok, nanti sarapannya di kantor aja"

"Loh sarapan dulu aja mas!"

"Ngak usah mbok saya udah mau telat, makasih ya mbok"

"Yaudah mas, hati-hati dijalan.."

Ketika sudah di kantor, David melihat Emily baru sampai di kantor. Untuk menuju ruangan Emily, memang harus melewati daerah meja kerja tim David terlebih dahulu sehingga David dengan mudah bisa memantau Emily. 

David Nainggolan : Makan siang dimana?

Emily melihat ada pesan dari David, tapi dia malas untuk membalas bahkan untuk membukanya saja dia juga enggan.

David Nainggolan : Jgn sampai lupa makan siang ya, istirahat dulu jangan kerja terus :)

David Nainggolan : Mau aku beliin makanan?

Emily Patrice (Me): Gue bisa makan sendiri kalau gue lapar!

David Nainggolan : Yaudah kalau gitu, makan yang banyak ya :)

"Apaan sih nih orang, gakjelas!" Emily sedikit terganggu dengan kelakuan David.

Waktu sudah menunjukkan pukul 19.00 WIB, keadaan kantor sudah mulai sepi. David pergi ke ruangan Emily untuk mengajaknya pulang.

"Permisi, Hai Em, kamu belum mau pulang?"

"Lu ngapain sih? kalau mau pulang ya pulang aja!"

"Ya aku mau ngajak kamu, inikan udah jam 7 kamu gak boleh kecapean"

"Please Vid ini kantor dan gue ngak mau debat sama lu disini untuk hal yang bukan urusan pekerjaan, jadi lebih baik lu pulang aja ya"

"Aku ngak mau berdebat kok, cuma mau ngajak kamu pulang"

"Please Vid, gue minta tolong lu balik aja, nanti kita bahas ini di rumah"

"Mau aku tungguin?"

"Please Vid" Emily mulai emosi.

"Okay okay, aku pulang duluan, pulangnya jangan kemalaman ya"

Sepeninggalan David, Emily sudah tidak mood lagi untuk melanjutkan pekerjaannya. Akhirnya dia memutuskan untuk pulang saja.

Sesampainya di rumah, David melihat keadaan rumah sama seperti bagaimana dia meninggalkannya tidak ada orang kecuali para pekerja disana.

"Ini rumah percuma segede gini, orangnya ngak pernah di rumah juga huft"

"Mas udah pulang? ngak bareng sama non Emily?" si Mbok menyapa David ketika David masuk ke rumah.

"Eh mbok, Em masih di kantor masih ada urusan, papa sama mama ngak ada mbok?"

Everyone Can Fall in LoveTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang