Happy reading
Jangan lupa tinggalkan jejak
♕︎
[ ʟɪᴏɴ ᴋɪɴɢᴅᴏᴍ ]
♔︎
Pintu terbuka memperlihatkan Kelapa menteri bersama beberapa pengikutnya.
"Ternyata disini tidak ada siapa - siapa kepala menteri" ucap salah satu pengikutnya.
"Kenapa para ratu bodoh itu mengunci tempat ini? Geledah tempat ini sekarang juga" perintah Kepala menteri.
Di tengah penggeledahan yang dilakukan oleh Kepala Menteri dan pengikutnya, suara seseorang menghentikan aktivitas mereka
"Apa yang kalian lakukan disini?" Tanya seseorang di depan pintu yang membuat kepala menteri dan pengikutnya menghentikan aktivitasnya dan melihat kearahnya, dan betapa terkejutnya mereka melihat orang yang berbicara tadi.
Siapa mereka?
"Aku rasa pendengaran kalian masih bagus" ucap seseorang lainnya.
"Maafkan kami yang mulia ratu. . . Kami hanya diperintahkan oleh kepala menteri" ucap salah satu pengikut menteri.
Yap benar mereka adalah para ratu.
"Hamba yang menyuruh mereka untuk memeriksa ruangan ini, bukankah yang mulia akan mengangkat beberapa orang menjadi pangeran?" ucap Kepala Menteri.
"Apa pedulimu? dan kenapa kau memeriksa ruangan ini? Apa yang membuatmu kemari?" Tanya Wonwoo datar sambil mengeluarkan seringainya.
"Hamba hanya memeriksanya, apakah ruangan ini layak untuk di ditempati lagi setelah lama ditinggalkan oleh Raja Choi, dan akan sedikit membersihkan ruangan ini" jelas Kepala Menteri.
"Apa kau ingin berganti posisi menjadi maid?, jika iya akan ku ganti posisimu menjadi maid, aku tahu pekerjaanmu sebagai menteri pasti melelahkan" ucap sinis Jihoon.
"Bukan begitu maksud hamba, hamba tahu maid pasti kelelahan untuk membersihkan banyak ruangan, jadi hamba berniat membantu mereka" elak Kepala Menteri.
"Kami tahu itu, maka dari itu kami mempekerjakan banyak maid, anda ingin bergabung dengan para maid yang lain?" Tanya Seungkwan datar.
"Tentu tidak, hamba masih ingin menjadi menteri" ucap Kepala Menteri.
"Kenapa yang mulia mengunci ruangan ini? Apa ada sesuatu di ruangan ini yang mulai?" Tanya Kepala Menteri dengan licik.
"Kami biasa mengunci ruangan kak choi dan yang lain, karena tadi kami terburu - buru, kami lupa mengunci ruangan yang lain" bohong Dongjin.
"Tapi hamba sangat penasaran dengan para calon pangeran, bolehkah yang mulia memberi tahu hamba?" Tanya Kepala Menteri.
"Apa yang akan kami dapatkan jika kami memberi tahumu?" Tanya Jihoon datar.
"Kau cukup diam dan menunggu, biarkan kami dan para maid dan yang bersangkutan akan mengurusnya" ucap Jisoo.
"Maafkan kelancangan hamba yang mulia, hamba dan pengikut hamba akan pergi, kami menunggu pengangkatan para pangeran" ucap Kepala Menteri sambil berseringai, lalu melangkahkan kakinya bersama pengikutnya meninggalkan para ratu yang sedang memandangi punggung mereka sampai tak terlihat.
"Untung saja" ucap Dongjin sambil menghela napas.
"Dimana mereka?" Tanya Jisoo.
"Ice Forest" ucap Wonwoo datar.
KAMU SEDANG MEMBACA
Lion Kingdom || SEVENTEEN GS
Fanfiction[SLOW UPDATE] Kerajaan yang dulunya indah telah berubah menjadi kerajaan terkutuk karena peristiwa masa lalu. Kerajaan yang dipimpin oleh tujuh ratu cantik melebihi malaikat, tapi juga kejam melebihi iblis. Kerajaan makmur dan damai yang menyimpan 1...
