#7 Tidak Terima

2.8K 286 50
                                        

Happy reading
Jangan lupa tinggalkan jejak
Dengan cara vote dan komen

♕︎

[ ʟɪᴏɴ ᴋɪɴɢᴅᴏᴍ ]

♔︎

Disinilah mereka berada, di tempat dimana banyak makanan tersedia dengan enambelas orang yang duduk dikursi dan menikmati hidangan dengan ekspresi yang beragam.

"Nuna, kau akan memberikanku misi lagi?" Tanya Jangin datar membuka pembicaraan setelah semua selesai makan.

"Tidak" ucap Jeonghan datar.

"Kenapa?" Tanya Jangin datar.

"Kami pikir, cukup berbahaya jika kau pergi lagi, kami khawatir Kerajaan lain akan menyerang, menyekap, atau membunuh mu, karena kau menumbuhkan kepercayaan rakyat mereka untuk memihak kami" ucap Jisoo.

"Tapi jika tidak ada yang memihak kalian, kalian akan-" ucap Jiyoung terpotong.

"Kami tidak akan turun tahta, kau tenang saja, walaupun tidak ada yang memihak pada kami, kami tidak peduli" ucap Wonwoo dingin.

"Eonni siapa yang menyuruh pelayan memasak hidangan ini?, Padahal hidangan yang kemarin lebih enak" ucap Seungkwan sambil mengerucutkan bibirnya.

"Aku yang menyuruhnya, karena aku tahu kau menyukai hidangan kemarin dan kau akan tambah gendut jika terus memakan hidangan itu setiap hari" ucap Jihoon.

"Aku tidak gendut!!, Pipi ku saja yang mengembung" protes Seungkwan dengan kesal.

"Tapi kenyataannya berbeda eonni" ejek Dongjin

"Berhentilah meledek Seungkwan seperti itu" ucap Jeonghan dengan tegas.

"Baiklah maafkan aku, Jihoon eonni menyuruh pelayan memasak hidangan ini, karena dia baru selesai berburu bersama hao eonni, bukan karena kau gendut kwannie eonni, kau tidak gendut, jadi jangan terlalu memikirkan perkataanku dan Jihoon eonni, kami hanya bercanda" Ucap Dongjin merasa bersalah dan diangguki oleh Jihoon.

"Aku tidak apa - apa sungguh, tapi tolong katakan pada pelayan untuk membuat hidangan seperti kemarin dan bawa ke kamarku" ucap Seungkwan enteng dan santai. Memang benar jika Seungkwan tidak marah, karena Jihoon dan Dongjin selalu mengejeknya bahkan mereka menjadikannya hobi dan Seungkwan sudah terbiasa mendengarnya.

Ratu yang lain ditambah Jiyoung dan Jangin hanya menggeleng - gelengkan kepala, melihat kelakuan Seungkwan.

"Oh ya, untuk kalian bertujuh besok kita akan latihan, jadi bersiaplah" ucap Jeonghan sedikit santai sambil menunjuk Seungcheol dkk.

"Latihan? Kami latihan apa?" Tanya Seungcheol.

"Melatih kekuatan kau cheol dan yang lain" ucap Jeonghan.

"Kami punya kekuatan?" Tanya Jun.

"Hm, karena itu besok kita akan melatih kalian" ucap Jeonghan santai.

Seungcheol dkk yang mendengar ucapan Ratu Jeonghan melongo. Ratu Jeonghan yang biasanya dingin, sekarang udah mulai mencair.

"Cheol?" Tanya Jisoo meyakinkan pendengarannya.

Jeonghan menghela nafas. "Mau sampai kapan kita seperti ini?, ini saatnya melepas semuanya, dan memulai yang baru" ucap Jeonghan.

Gebrak

Semua yang ada di meja makan terkejut, dan melihat ke arah pelaku, siapa pelakunya? tentu Jihoon.

"Apa? Apa aku salah dengar? Memulai yang baru? Ck tidak.akan.pernah" ucap Jihoon sambil menekan kata tidak akan pernah, lalu pergi dari meja dengan wajah kesal dan kecewa.

Lion Kingdom || SEVENTEEN GSCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang