#20 Sebelumnya

2K 218 24
                                        

Happy Reading
Jangan lupa tinggalkan jejak

♕︎

[ ʟɪᴏɴ ᴋɪɴɢᴅᴏᴍ ]

Ucap salah satu pengawal yang membuat suasana seketika menjadi hening. Jeonghan berseringai 'Tikus kecil yang malang, sudah masuk ke dalam perangkapku' batin Jeonghan.

"Ada apa pengawal?" tanya Jeonghan datar.

Tiba - tiba pengawal itu membungkukkan badannya dan menangis, membuat semua orang kebingungan.

"Ternyata memang benar dia" gumam Jeonghan pelan.

"M-maafkan hamba yang mulia h-hamba yang melakukannya, t-tapi hamba hanya menjalankan perintah" ucap pengawal tersebut sambil menangis.

"Siapa yang memerintahkanmu?" tanya Jeonghan datar.

"Yang memerintahkan hamba bukan ratu Wonwoo atau ratu yang lain dan juga bukan para pangeran, yang memerintahkan hamba adalah M-" ucap pengawal itu terputus, karena tiba - tiba ia terjatuh ke tanah sambil memegang lehernya erat.

Jihoon yang melihat itu menyeringai "Membunuh dengan cara seperti ini sangat menarik, tapi akan lebih menarik jika aku bisa bermain dengannya" ucap Jihoon datar tapi bersemangat.

Tiba - tiba pergelangan tangan dan kaki dari pengawal itu mengeluarkan darah yang sangat banyak bahkan mulutnya juga mengeluarkan darah. Tidak ada satupun yang menolong pengawal itu, mereka hanya menyaksikannya seolah - olah itu adalah pertunjukan. Pada akhirnya pengawal itu mati karena kehabisan darah.

"Huh? Apakah dia sudah mati?" tanya Dongjin penasaran.

"Sepertinya begitu" jawab Seungkwan santai.

"Sayang sekali, padahal hukumannya sudah menanti tapi dia sudah mati sebelum kami hukum" ucap Jeonghan datar.

"Pengawal, tolong bersihkan tempat ini dan makamkan dia selayaknya, walaupun dia bersalah tapi dia melakukannya dengan terpaksa" perintah Jisoo.

"Baik yang mulia" ucap para pengawal sambil melakukan apa yang di perintahkan oleh Jisoo.

"Baiklah kalian semua boleh pergi" perintah Jihoon datar dan mendapat anggukan dari para pejabat yang hanya terdiam sejak tadi.

"Ayo kita juga pergi" ucap Seungkwan dan mendapatkan anggukan dari ratu yang lain dan para pangeran.

[Ruangan Wonwoo]

"Bagaimana kau bisa memikirkan hal tadi eonni?" tanya Wonwoo datar kepada Jeonghan yang sedang duduk dihadapannya.

Memang setelah kejadian tadi mereka memilih berkumpul di ruangan Wonwoo untuk bersantai dan berbagai pendapat.

"Benar, bahkan aku tidak percaya pengawal itu mau mengakuinya" ucap Seungkwan yang duduk di sebelah Jeonghan.

"Memang pada dasarnya pengawal itu terlalu bodoh" ucap Jihoon yang duduk di sebelah Wonwoo.

"Benar, aku juga berfikir hal yang sama denganmu eonni" ucap Dongjin yang duduk di sebelah Seungkwan.

"Kalian sedang membicarakan apa?" tanya Minghao bingung.

"Mereka sedang bertanya pada Jeonghan tentang peristiwa yang terjadi tadi hao" jawab Jisoo lembut dan di balas anggukan dari Minghao, pertanda bahwa Minghao mengerti apa yang Jisoo katakan.

"Sebenarnya mudah" ucap Jeonghan santai.

#Flashback on

Saat ingin kembali keistana Jeonghan tiba - tiba berhenti dan membuat yang lain kebingungan.

Lion Kingdom || SEVENTEEN GSCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang