Terus mengusik

359 30 2
                                    

Maaf jika kami akan selalu mengusik hidup mu, ini semua demi kebaikan masa depan
~
Gracia






















Gracia POV

Kami kembali mengikuti Ara Soo yang memang alasan kami kembali ke zaman ini, dan kali ini kami akan ikut ke kosannya, alias menjadi tetangganya.

Kami tidak perlu susah payah untuk masuk ke dalam kamarnya, karena kami bisa teleportasi.

Dan kini kami tengah di dapur, duduk di kursi meja sambil melihatnya yang tengah mengambil minum, masih belum menyadari Ki tengah anteng di sini.

"Aahhh akhirnya haus gue ilang" ucapnya sambil berbalik dan...

"Aaaarrrgggghhhh"

Byuuuurrr

Kami sontak menutup telinga saking keras teriakanannya.

Dia tersiram air di gelas yang dia pegang sendiri.

"Ko kalian bisa masuk ke sini sih!"

"Hehe tentu saja, itu tidak sulit bagi kami, kami bisa teleport" jawabku santai.

"Kayanya gue makin gila, mana baju gue jadi basah lagi, sekarang keluar dari kosan gue!"

Dia mendorong kami berdua keluar dari kosannya.

BRAAKKK

Dia menutup pintu dengan kasar.

Aku menatap Chika dengan senyum dan anggukan.

Dan kami masuk lagi.

Dia tengah memjamkan mata di sofa menghadap tv yang mati.

Kami berdiri di belakang nya.

"Setiap orang ga bisa sendiri" ucapku

"HAH!"

Dia kembali kaget melihat kami dengan horor.

"Udah ga perlu ngusir kita lagi, kita ga jahat ko, niat kita baik, kita cuma mau yang terbaik buat kamu, jadi jangan ulangi lagi bunuh dirinya, atau sesuatu yang buruk di masa depan akan terjadi" jelasku.

"Mau kalian apa sih?"

Aku berjalan menuju sofa yang lain untuk duduk di susul Chika di belakangku.

"Kita hanya ingin berpesan untuk tidak mengulangi hal bodoh lain, karena itu akan berpengaruh buruk bagi kami di masa depan"

"Gue ga penting hidup di dunia ini jadi ga masalah kalo gue berbuat apapun di hidup gue, jadi jangan ceramahin gue!"

"Kamu lebih penting dari yang kamu sadari, hanya perlu memperbaiki diri sendiri maka masa depanmu akan jauh lebih baik"

"Terserah, gue kayanya udah gila!" Dia beranjak masuk ke dalam kamarnya.

BRAAKKK

Senang sekali dia membanting pintu seperti itu.

Kembali Untuk Memperbaiki 2 (END)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang