15. Terperangkap Dalam Kebohongan

2.5K 312 101
                                        

Butter Teaser Photo is a *chef kiss* 💆🏻‍♀️ Apa kalian tidak gila? Aku? Oh, tentu saja. Vibes Jimin sama Taehyung, Dangerous Choice sekali. Apalagi yang diedit jadi hitam begini (source on pict). Aduh. Makanya langsung tulas tulis aku. Nih, update. Ayo divote.

 Ayo divote

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

—•—

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

—•—

Jujur saja, Da In membenci situasi seperti ini. Atau lebih tepatnya, ia membenci Jimin. Teramat sangat. Rasanya tidak ada lagi alasan yang bisa membuatnya melihat Jimin seperti dulu. Da In cukup tahu tingkat kepercayaan diri seorang Jimin memang tinggi. Maka jika ingin Jimin terperangkap dalam genggamannya dia harus membuat Jimin percaya bahwa pria Park itu telah memegang kendali diri atas dirinya. Tentu tidak mudah membuat Jimin mempercayai begitu saja. Da In harus berusaha keras mempertahankan sandiwaranya untuk mencintai Jimin. Seperti saat ini misalnya, berdiri dibawah dominasi Jimin dengan kedua tangan digenggam erat disebelah kepala. Menatap lurus pada obsidian dengan raut terluka. Bukan Da In namanya jika tidak bisa mengelabui pria sebodoh Jimin. Bahkan pria itu percaya Da In selalu menunjukkan sifat asli dihadapannya.

Song Da In merupakan seorang Gemini. Gadis dengan berjebah sifat manipulatif yang kerap tampak rasional. Serebrumnya terlampau imajinatif. Bukan berarti Da In seorang munafik. Hanya saja kemampuan bertahan hidupnya bergantung pada sebagaimana ia mampu memanipulasi keadaan. Mempertahankan prestise dengan muslihat yang acap kali ditunjukkan serta merta.

Memberikan perlawan berarti atas sikap Jimin yang semakin mengungkungnya, Da In kemudian mendorong tubuh pemuda Park menjauh. Tidak mudah, sebab kemampuannya tidak sebanding dengan tenaga yang Jimin kerahkan demi menahan Da In tetap pada posisinya. Barangkali Da In sengaja membuat Jimin sekali lagi percaya bahwa ia mulai mengenyahkan segala perasaan dengan memberi tentangan, nyatanya ia sendiri kian terjebak. Lingkaran setan yang mereka ciptakan bukan sekadar kelancungan belaka. Mereka benar-benar hidup didalam sana. Terbelenggu. Luka yang diam-diam menggerogoti hidup-hidup.

"Apa yang kalian lakukan?" Suara berat terdengar, penuh dengan emosi tertahan. Kedua pasang mata di tengah ruangan sama-sama mengalihkan pandang. Jelas sekali seringai muncul di wajah Jimin, sementara Da In tertegun dengan kehadiran orang yang paling tidak diinginkan saat ini. Namun sedikitnya ada kelegaan sebab Jimin melepaskan kungkungan atas tubuhnya.

Dangerous ChoiceTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang