𝐔𝐩𝐝𝐚𝐭𝐞 𝐬𝐞𝐭𝐢𝐚𝐩 𝐡𝐚𝐫𝐢 ‼️
"Saya adalah seorang pencemburu akut! Jadi jangan salahkan saya jika saya akan selalu protes ketika melihat kamu mendekat atau di dekati oleh orang lain, walaupun orang lain itu adalah anak-anak saya sendiri.."
...
Minal Aidin Wal Faidzin, Mohon maaf lahir dan batin!
Selamat menunaikan ibadah puasa ya, dan jangan lupa vote dan komen sebanyak-banyaknya sebelum baca!
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
"Faktanya cinta benar-benar hadir karena terbiasa. Walau bersama musuh yang amat kau benci sekalipun.."
-Atap_collection-
***
Hari ini kepulangan Alexa dari kampus lebih cepat dari jadwal biasanya. Hal itu di karena kan ada pergantian jadwal salah satu mata kuliah menjadi lebih cepat. Alexa yang di barengi kedua sahabat nya itu terlihat berjalan beriringan menuju ke luar kampus.
Namun saat asik bergosip ria, tiba-tiba sebelah tangan Alexa di genggam oleh seseorang, ia langsung menghentikan langkahnya dan menoleh pada orang yang terlihat begitu tertutup dari atas hingga bawah.
Ia segera menyentak tangan orang itu hingga terlepas namun segera di rampas oleh orang itu kembali. "HEH! GAMPANG BANGET LO MEGANG-MEGANG GUE! SIAPA LO!"
Orang itu sama sekali tak mengeluarkan suaranya, ia hanya menjentikkan jarinya ke atas membuat dua orang keluar dari mobilnya. Alexa memperhatikan dua orang itu, sepertinya ia mengenal siapa mereka.
Segera di lirik nya orang itu kembali dari atas kebawah. "LEPASIN TANGAN AL-" Belum sampai Randha menarik tangan nya, orang yang tengah memegang tangan Alexa malah menarik nya ke dalam kampus. Entah kemana ia ingin pergi membawa gadis itu.
Vania yang melihat itu tentu saja ikut tak terima. Ia pun mulai memberontak, tapi Jordi segera menghalanginya dan menarik nya kedalam mobil. Begitu juga dengan Vania.
"WOI, LO BERDUA SIAPA? KITA MAU DI BAWA KEMANA!" Tanya Randha yang sudah sangat emosi pada dua orang yang duduk di bangku depan.
Raka pun menoleh, "kalian mau kemana? Mau rekomendasi kan tempat?" Tanya nya dengan santai.
"HEH! Sejak kapan penculik ngajak nongki hah?" Sinis Vania membuat Raka terkekeh.
"Siapa yang mau culik kalian?"
Tampak Vania memutar bola matanya malas, "membawa orang secara paksa, menurut lo itu apa namanya kalau ga nyulik?" Raka kembali terkekeh.
Dan Vania mendengus kesal mendengar kekehan nya. "Apa lo, liat-liat?" Sentak nya pada Jordi yang dengan lancang menatapnya dari kaca spion yang ada di depan nya secara diam-diam.
***
Semua orang berkerumunan menatap Alexa yang di tarik oleh seorang pria yang serba tertutup. Berkali-kali ia memohon pertolongan orang-orang namun tak ada satu pun orang yang bergerak untuk membantunya.