9. Peringatan!

23.2K 984 20
                                        

Hai, Tuna! I'm back!

Yok, jangan malas vote dan komen di setiap bab nya biar aku juga ga malas buat nulisnya><

See u tommorrow, Bye~Bye~

"Manusia yang paling buruk masa lalu nya biasanya di tandai dengan trauma yang dimiliki nya di masa mendatang

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

"Manusia yang paling buruk masa lalu nya biasanya di tandai dengan trauma yang dimiliki nya di masa mendatang."

-Atap_collection-

***

Senyum Alexa seketika merekah lebar saat taksi online yang dipesannya datang lebih cepat dari waktu yang diperkiraannya. Tanpa ragu ia segera menurunkan kedua anak angkatnya itu dari atas pangkuan nya, lalu menuntun mereka agar segera masuk ke dalam taksi yang sedari tadi mereka tunggu.

Namun belum sempat Alexa membuka pintu taxi tersebut, entah dari arah mana tiba-tiba Revan datang. Ia terlihat berjalan cepat menuju kaca jendela supir taksi, lalu mengetuknya pelan. Seketika kaca jendela supir taksi itu pun terbuka lebar.

"Maaf sebelumnya, mereka tidak jadi naik taksi anda, apakah ini cukup untuk membayar kerugian yang anda dapatkan?" Tanya Revan sembari menyodorkan beberapa lembar uang seratus ribu.

Supir taksi yang menerima uang segitu banyak tentu saja melongo di tempatnya. Bahkan kedua tangan nya tampak gemetar memegang setumpuk uang yang di berikan Revan begitu saja padanya. "T-tapi ini kebanyakan, Pak.." Jawab bapak supir taksi itu tergagap-gagap.

"Ambil saja!" Ucap Revan masih dengan wajah datarnya.

Sontak, supir taksi online itu tampak tersenyum senang, ia bahkan berkali-kali mengucapkan terima kasih kepada Revan yang telah memberikan nya banyak uang. Revan yang tidak enak pun langsung memintanya untuk pergi dan kini ia pun berjalan menuju Alexa yang menggandeng kedua tangan anaknya.

Melihat penampilan Revan yang hanya memakai kemeja hitam dengan rompi abu-abu sebagai luaran nya membuat Alexa seketika tidak berhenti menatapnya. Tubuhnya yang atletis semakin terlihat seksi ketika Revan memakai pakaian formal yang ketat seperti itu.

Revan yang sadar Alexa memperhatikan nya sedari tadi, langsung menjentikkan jarinya tepat di depan wajah gadis itu hingga ia tersadar. Alexa yang ketahuan menatap Revan terlalu lama tentu saja mendadak salting, tapi untungnya Arisca segera maju dan memeluk Daddy nya untuk memecah keheningan.

"Daddy gendong.."Pinta Arisca manja. Revan pun tersenyum tipis kemudian menggulung kedua lengan kemejanya hingga ke siku. Kemudian ia berjongkok dan di angkatnya Arisca dengan satu tangan.

"Abang ga mau juga?" Tawar Revan dan dibalas gelengan oleh putranya.

Kini ia beralih memeluk pinggang Alexa dari samping, "Abang mau di gandeng sama Bunda aja.." Ucapnya sembari tersenyum manis. Alexa pun sontak langsung merangkul tubuh Arasca yang menurutnya cukup tinggi.

galaxy'sCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang