𝐔𝐩𝐝𝐚𝐭𝐞 𝐬𝐞𝐭𝐢𝐚𝐩 𝐡𝐚𝐫𝐢 ‼️
"Saya adalah seorang pencemburu akut! Jadi jangan salahkan saya jika saya akan selalu protes ketika melihat kamu mendekat atau di dekati oleh orang lain, walaupun orang lain itu adalah anak-anak saya sendiri.."
...
COBA KOMEN DI SINI SIAPA YANG KANGEN BANGET BACA GALAXY'S!
KALIAN TIM SIAPA SIH? ALEXA & REVAN atau ALEXA & GIL?
SETELAH BACA JANGA LUPA TINGGALKAN JEJAK KALIAN DENGAN VOTE, KOMEN, SHARE DAN FOLLOW AKU WP AKU YAAA!
SEE U ON NEXT DAY, BYE~ BYE~
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
"Tanpa di sadari, kamu akan abadi di kehidupan orang lain ketika kamu hadir di masa terpuruk orang tersebut."
-Atap_collection-
***
Pagi ini terlihat semakin cerah, secerah perasaan Gilbert Ace yang yang tampak begitu bahagia. Ia berdandan begitu rapi seperti biasanya. Kini pakaian nya lebih casual. Jaket jeans berwarna hitam dipadukan dengan kaos dalaman berwarna putih terlihat begitu serasi ketika ia memakai celana jeans dengan warna yang sama dengan jaket yang tengah ia pakai.
Senyum Gil terulas manis ketika lagi dan lagi mengingat kejadia itu. Kejadian dimana kali pertama ia bertemu dengan Alexa yang pada saat itu umurnya masih 5 tahun dan dia yang sudah 14 tahun. Sebungkus roti dan permen lolipop menjadi alasan keduanya bertemu saat itu. Dan tak lupa dengan jepitan bunga lily yang Alexa kecil berikan kepadanya menjadi saksi menyatunya hubungan mereka tanpa sadar.
Mungkin, sekarang ini Alexa melupakan nya. Tapi tidak dengan Gil yang menganggap Alexa adalah sejarah yang tak akan pernah ia lupakan.
Ia mulai berpose layaknya seorang model di depan standing mirror yang memang harus ada di dalam kamarnya. Ia semakin tersenyum lebar ketika di dalam kepalanya terlintas wajah Alexa yang begitu cantik seperti waktu pertama kali mereka bertemu. Wajah polos penuh perhatian itu membuat Gil yang saat itu masih berumur 14 tahun sangat terpesona.
Namun, rutinitas paginya itu terhenti ketika Aaron tiba-tiba masuk ke dalam kamar nya dengan terburu-buru.
"Tuan−"
Gil segera mengangkat tangan nya dan menghentikan ucapan Aaron. "Ini masih pagi, Aaron. Seharusnya kau masih bisa bersantai dan nikmati udara pagi ini dengan perasaan yang tenang dan penuh akan kedamaian. Bukan malah grasak-gursuk seperti ini!" Potong Gil cepat sambil melanjutkan aktivitasnya yang sempat tertunda.
Melihat wajah tenang tuan nya itu, seketika membuncahkan rasa kesal yang ada di dalam hati nya. Ia menghela nafas untuk mencoba bersabar, dan bergerak menuju kasur berukuran kingsize milik tuan nya dan merebahkan tubuhnya di sana.