17 [ salah paham ]

3.4K 462 94
                                    

.
.
.

Happy reading !

Aecha kini sedang berada di kamarnya bersama dengan kakaknya

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Aecha kini sedang berada di kamarnya bersama dengan kakaknya. Mereka sedang menonton drakor kesukaan Heejin yang hari ini tepat episode terakhir itu dirilis.

“Tisu mana?” tanya Heejin. Aecha yang mendengarnya menghela nafasnya, kemudian mengambil tisunya dari laci lalu memberikannya ke Heejin. “Nih!” Sudah kebiasaan dari Heejin untuk menyiapkan tisu sebelum menonton drakor, untuk jaga-jaga katanya.

Baru saja menekan tombol start. Heejin sudah merampas tisu dari tangan Aecha dengan kedua tangannya. Aecha yang melihatnya hanya menggelengkan kepalanya atas tingkah laku kakaknya itu.

Di tengah cerita, akhirnya Aecha luluh juga. Ia mengambil selembar tisu untuk menghapus air matanya yang turun tanpa persetujuannya.

Berbeda dengan kakaknya, Heejin. Tisu Aecha sudah dipastikan habis karena kakaknya itu. “Ada tisu lagi dek?” tanya Heejin sambil menangis.

Aecha menggelengkan kepalanya. “Enggak ada, barusan udah kakak habisin.”

Heejin yang mendengarnya langsung menarik baju Aecha guna untuk menghapus air matanya yang keluar lagi. ”Ih kak, jorok!!”

“Hehehe, maaf.”

🖇️

Beomgyu uzil

| Lama banget lo njir

Sabar napa, masih masang |
dasi |

Aecha memasukkan handphone-nya ke tas biru mudanya, kemudian melangkahkan kakinya menuju ke luar rumah—tempat Beomgyu sedang menunggunya.

“Lama amat lo!” ucap Beomgyu dengan muka kesalnya.

Aecha memukul keras kepala Beomgyu yang tertutup helm. “Ye! Lo nya aja yang kepagian!”

“Tumben lo gak sama si Heeseung, kenapa?”

Pertanyaan dari Beomgyu barusan membuat Aecha terdiam, kepalanya ia tundukkan ke bawah. Beomgyu yang melihatnya menghela nafasnya. "Lagi berantem?"

Aecha menggelengkan kepalanya membuat Beomgyu menghela nafasnya lagi dan lagi. “Pake malu-malu!! Tinggal bilang aja, gak usah sungkan!!” cetus Beomgyu membuat Aecha memukul lengannya keras.

“Anjir, santuy njeng!” umpat Beomgyu.

“Iya, gue ada masalah sama Heeseung, nanti dijalan gue ceritain.”

🖇️

Aecha memasuki kelasnya dengan mood-nya yang kini sangat memburuk. Ia melangkahkan kakinya malas menuju ke tempat duduknya, tepat disebelah Somi.

Dingin? | Heeseung ✓Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang