Part 5 - Perlakuan Special

34.2K 2.2K 120
                                        

"Aku cantik nggak?" Viola berputar-putar menunjukkan gaun yang dibelinya melalui butik online bersama Tylor.

Ia memilih gaun sabrina selutut berwarna hitam. Karena Viola pendek dan mungil, Davino melihatnya seperti anak smp yang akan pergi ke pesta prom night saat kelulusan.

"Cantik." Jawab Davino dengan kekehan.

"Kok kamu ketawa?"

"Udah minum vitamin sama susu belum?" Tanya Davino memotong pembicaraan. Ia tidak mungkin berkata bahwa Viola juga imut kan? Bisa besar kepala anak itu.

"Udah."

"Yaudah ayo pergi. Papa dan mama kamu pasti nungguin."

Viola memanyun mendengar kata mama disebut oleh Davino. Ngapain sih pria itu care sama ibu tirinya? Pakai sok acara perhatian, bilang mama kamu pasti nungguin. Viola nggak suka! Hana bagaikan penyihir jahat untuknya. Anaknya si Clara juga seperti bawang merah yang selalu saja ingin merebut apa yang ia miliki.

Setelah sampai dikediamannya, Viola bersembunyi di belakang Davino. Ia terus menggandeng pria itu erat untuk meminta perlindungan. Meski papanya tetap akan marah, seenggaknya ia memiliki Davino yang siap pasang badan melindungi dia.

Semua orang menatapnya dan Davino dengan terbelalak. Mungkin mereka kagum. Selian ganteng dan gagah,  semua yang Davino kenakan bukan sembarangan. Outfitnya sebadan aja bernilai miliyaran.

Itu yang terlihat. Yang tak terlihat lebih wow lagi. Di balik jas dan kemeja pria itu, terdapat kaos anti peluru yang harganya fantastis. Maklumlah Mafia. Keselamatan harus jadi perhatian lebih.

"Saya suaminya. Maaf jika kami menikah tidak memberitahu anda.

"Menikah? Kapan? Kenapa keluarga tidak tahu? Omong kosong. Kalau hamil diluar nikah ya bilang aja. Viola itu tidak pernah bisa menjaga diri." Davino sudah menduga sifat ibu tiri Viola. Ia tidak heran jika cara bicaranya buruk seperti itu.Tylor sudah menjelaskan dan mencaritahu sebelumnya.

Clara memeluk Nevan sambil memelototi Davino dan Viola. Apa benar pria itu kaya? Atau semua yang Davino pakai hanya imitasi? Ia yakin Viola yang ceroboh dan bodoh itu tidak akan mendapatkan pria sesempurna itu. Bahkan pria itu jauh lebih tampan dari kekasihnya meski sudah cukup berumur.

Davino pun tersenyum lebar sembari memberikan surat nikah mereka yang tercatat dari dua bulan lalu. "Viola tidak rendahan. Jangan menghina istriku." Ketusnya. "Dia tidak hamil diluar nikah."

Viola langsung menatap Davino berkaca-kaca mendengar ucapan itu. Ini kali pertama ada yang membelanya. Setelah sekian tahun keluarganya sendiri selalu saja menganggapnya buruk.

"Apa restu dari orangtua tidak di butuhkan lagi? Kamu anggap papa apa Viola?"

"Emang pendapat Viola pernah dihargai disini?" Tanya Viola dengan isakan pelan. Davino benci melihat pemandangan itu. Viola mengandung anaknya. Jika ia sedih, otomatis anaknya akan ikut sedih. Dan Davino tidak mau hal itu terjadi.

"Itu karena kamu ceroboh. Kamu nggak lihat adik kamu? Pacarnya jelas. Mereka sesama model. Selain itu Nevan juga punya usaha sendiri. Coba kamu katakan apa pekerjaan suamimu ini? Usia kalian juga beda sepuluh tahun." Papanya setengah berteriak karena emosi.

"Setidaknya saya mampu memodali 100 usaha yang ingin kalian buat. Mau buka usaha apa? Cafe? Butik? Resto? Diskotik? Butuh dana berapa tryliun? Saya mampu bayar. Dan tanpa mengurangi rasa hormat, saya ingin memberitahu bahwa seburuk apapun Viola dimata kalian, dia tetap special untuk saya."

Semua orang terdiam. Davino menepuk kedua tangan untuk memberi kode, agar anak buahnya masuk membawakan hadiah yang telah ia siapkan. Ia memberi kardus kecil berisi 10 emas batangan murni yang harganya ditafsir milliyaran.

"Itu oleh-oleh dariku untuk ayah dan ibu mertua. Karena kita baru sempat bertemu hari ini, saya sekalian mohon izin untuk membawa anak bapak tinggal bersama saya mulai sekarang. Mau terima atau tidak terima, kita susah sah menjadi suami istri. Dan Viola sedang mengandung." Ujar Davino lalu mendekap dan mencium kening Viola. Sesuai kemauan Viola kan? Wanita itu ingin di perlakukan special didepan keluarganya. Dan Davino telah mewujudkannya.

Viola memeluk Davino manja. Suasana menjadi hening. Ayah Viola akhirnya mengalah, ia menepuk pundak Davino lalu mengangguk pelan. "Jaga Viola. Dia ceroboh..."

"Dia istimewa. Saya akan menjaganya."

"Davino aku mau pulang." Bisiknya pelan, dan Davino mengangguk mengerti. Mood Viola pasti memburuk. Lingkungan keluarganya benar-benar toxic. Entah bagaimana Viola bisa dilahirkan ditengah keluarga yang seperti itu.

Nevan yang merupakan kekasih Clara menanggapi drama ini dengan santai. Tatapannya terus tertuju kepada Viola. Ia tidak menyangka kekasihnya mempunyai saudara tiri secantik dan sepolos itu.

"Jaga tatapan matamu dari istriku." Suara teguran Davino membuat Nevan tersentak. Namun rautnya tetaplah slow. Seolah tidak ada yang salah dengan peebuatannya.

"Perasaanmu saja. Aku mempunyai kekasih secantik Clara. Buat apa aku melirik yang lain?" Kilahnya sambil memeluk Clara.

"Mata keranjang." Cibir Viola.

"Jangan sok cantik!" Clara berteriak kesal sambil menunjuk wajah Viola dengan penuh peringatan.

"Sayang, aku cantik nggak?" Tanya Viola kepada Davino dengan wajah serius.

"Sangat cantik babe. Sini cium dulu." Davino mengecup bibir Viola mesra di hadapan banyak orang. Membuat Clara dan ibunya bertambah panas. Sedangkan Tommy tersenyum saja. Ia senang anaknya yang ceroboh telah mendapat pasangan yang tepat. Bukan tanpa alasan Tommy selalu memarahinya selama ini.

"Kita sudah sah. Bukan begitu pak Tommy? Jadi saya bebas cemburu atau menciumnya kapan saja." Davino tertawa santai.

"Tentu saja."

"Dan kamu, saya ingatkan sekali lagi jaga matamu dari istriku. Kamu juga, jaga mulutmu. Aku tidak suka istriku di bentak." Davino berbicara dengan tatapan merendahkan ke arah Nevan dan Clara.

****

Haii... aku mau ucapin terimakasih sebelumnya buat kalian readers aku yang selalu support!

Terimakasih udah nggak pernah comment yang bikin down... meski au sadar karya aku masih banyak kekurangan. Terimakasih juga masih setia baca karya aku. :) Aku bersyukur punya kalian... jhaelah wkkwkwk

Selamat pagi dan selamat beraktifitas.

Bdw Maroon5 keluarin album baru loh :o  wkwkkwk

****

My Bucin MafiaCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang