.
.
.
pertama tama Jun mau mohon maaf dulu, berhubung Chapter terakhir panjang banget sampek 8 ribu kata, Jun pisah chapternya jadi dua chapter. jadi chapter terakhirnya chapter 23. Dan bakal Jun update hari ini juga kalo komen udah lebih dari 30. Karena udah beres semua jadinya Jun berani janji. jangan lupa vote juga ya lihat yang baca banyak tapi yang vote dan komen dikit tu miris. yang belum vote untuk proyek selanjutnya, ayo mampir ke chap sebelumnya buat vote salah satu ide cerita. oke selamat membaca.
.
.
.
Hari ini adalah hari keberangkatan Kai dan Yeonhwa ke New York. Orang tua Soobin, Yeonjun, Beomgyu dan Soobin sudah pasti ikut ke bandara untuk melepas kepertian Kai dan anaknya. Sudah pasti acara perpisahan ini dipenuhi suasana haru dan air mata. Setelah puas berpamitan, orang tua Soobin, Yeonjun dan Beomgyu kembali lebih dulu untuk memberi Soobin dan Kai waktu berdua. Mereka berdua pasti butuh waktu berpamitan lebih lama.
"Kai, boleh aku gendong Yeonhwa sebentar" Kai memberikan Yeonhwa pada Soobin, dan dengan hati-hati Soobin menggendong putranya itu.
"Yeonhwa sayang, setelah ini kita akan berpisah sementara. Kamu jangan nakal ya, jangan bikin mama susah, jadi anak baik dan jaga mama selama papa gak ada" Soobin mencium lembut pipi tembam bayinya itu.
"papa akan selalu merindukan mu..."
Sebenarnya Kai tidak tega melihat interaksi Soobin dan anak mereka. Sekuat tenaga Kai menahan tangisnya agar Soobin juga tidak merasa terbebani. Seberat apapun Kai harus meninggalkan Korea, ini sudah menjadi keputusannya. Dengan pergi selama lima tahun, Kai bisa memberi Soobin kesempatan dan melihat seberapa besar cinta Soobin padanya. Maka dari itu seberat apapun perpisahan ini, Kai harus tetap bertahan.
"dia juga pasti akan merindukan mu hyung. Walaupun kita terpisah, kau tetap akan menjadi ayahnya. Setiap dia bertanya siapa ayahnya, aku akan selalu berkata jujur jika ayahnya adalah Choi Soobin, dan dia sedang berada di Korea"
"tunggu aku lima tahun lagi. Aku akan menemui mu dan anak kita, setelah itu tinggallah bersama ku selamanya"
Kai hanya mengangguk menjawab perkataan Soobin itu. Jika memang setelah lima tahun berlalu Soobin masih mencarinya dan masih mencintainya, Kai pasti akan kembali pada Soobin. Tapi jika setelah lima tahun berlalu Soobin menyerah dan tidak ingin menemuinya lagi, mungkin Kai akan menyerah pada cinta dan tidak akan menikah atau mencintai siapapun seumur hidupnya.
Pengumuman keberangkatan pesawat Kai berbunyi, tandanya Kai sudah harus memasuki pesawatnya. Soobin memberikan Yeonhwa pada Kai kembali. Hatinya masih terasa berat namun dia juga tidak bisa melakukan apapun. Soobin hanya bisa berjanji dalam hati untuk menjaga hatinya dan menjemput Kai dan buah hati mereka lima tahun lagi.
"sepertinya aku harus pergi, hyung jaga diri di sini ya"
Soobin mendekat pada Kai dan mencium bibir pujaan hatinya itu untuk yang terakhir kalinya. "kau juga jaga diri di sana, dan tunggu aku"
"aku sudah bilang pada mu kemarin, jika aku pasti akan menunggu mu. Jika kau datang aku akan ikut dengan mu, jika kau tidak datang aku tidak akan percaya lagi pada cinta"
"aku akan sangat membenci diri ku sendiri jika tidak kembali pada mu Kai. Aku tidak akan mengulangi kesalahan yang sama" Soobin mencium kening Kai dan kening bayi Yeonhwa. "jangan terlalu memikirkan hubungan kita. Jangan bekerja terlalu keras. Jangan terlalu stress memikirkan masalah hidup. Jangan lampiaskan stress mu pada minuman dan obat obatan lagi. Jika kau sedang stress, datanglah ke psikiater jangan pergi ke drug dealer "
KAMU SEDANG MEMBACA
Desire | Omegaverse AU (SOOKAI) ✓
Romance. Soobin seorang alpha yang baru saja membuka studio miliknya sendiri, bertemu dengan adik kelasnya seorang omega pria cantik yang pernah ia tolak dulu, bernama Kai. Setelah tujuh tahun berlalu, bukannya canggung dan saling menghindar, Kai malah sa...
