Pagi ini aku putuskan untuk membolos. Membosankan. Guru di depan senantiasa menjelaskan dengan semangat. Kulirik teman sebangku. " Mirna gue pamit bentar, kalau ada apa-apa telpon aja oke!" Aku keluar kelas cepat untungnya pintunya ada dua, satu di depan dekat meja guru dan satunya lagi di samping tempat dudukku.
Aku jalan lewat belakang bisa berabe kalau lewat depan. Di sekolahku ada dua kantin di belakang tempat siswa membolos karena jauh dari jangkauan guru-guru dan di depan selalu ramai penghuninya siapa lagi kalau bukan anak-anak teladan.
"Buk, es rasa mangga cepat ya Buk."
Aku duduk di pojok, mataku tak sengaja melihat kumpulan cogan di sana. Di depan kelas mereka. "Kesana aja deh, pura-pura lewat."
"Yuki esnya."
"Makasih." Uang dua ribu kuberikan ke Buk kantin.
Hari ini lingkungan sekolah sepi, semua pada masuk kelas. Tapi, hanya satu kelas yang belajar di luar ternyata itu Pak Ajis guru seni. Sesampainya aku di kelas cogan....
KAMU SEDANG MEMBACA
Coret-coret Di Wattpad
Kurgu OlmayanBingung mau cerita ke siapa? Kadang kita manusia butuh perhatian kecil sekedar di dengarkan. Tak jarang orang yang hanya kepo soal masalah kita, bahkan mana ada tuh yang mau dengar ocehan sampah dari mulutmu. Kasar sih. Maaf. Tempat curhat terbaik h...
