Orang Tanpa Nama

2 0 0
                                        

Malam ini saya sangat gabut. Bosan. Main sosmed pun bosan. Nggak tau mau ngapain. Dan akhirnya ... Saya main bot di telegram.

Saya nggak tau namanya siapa. Katanya privasi. Orangnya asik nggak bosenin. Kadang bercanda hingga baper dan serius hingga terkagum-kagum. Sempat saling follow Instagram. Tapi tetap saja nggak tau namanya. Mungkin dia akan baca tulisan ini.

Mottonya gini. "Sikapku sesuai dengan sikapmu kepadaku."

Kami baru saling kenal. Dia atau hanya saya ya, yang baper? Kami jauh tapi dekat di sosmed.

Hai untuk kamu yang baca postingan ini. Semoga kita bersama-sama bercanda lagi.

Saya kira itu hanya angin lewat. Beberapa bulan kemudian saat saya ke Jogja, ada urusan kampus waktu itu.

Untuk pertama kalinya dia aploud foto di Instagram. Di dalam foto itu ada saya sedang meminum teh kotak. Dengan gerakan cepat saya berkomentar. "Hei, apa kabar?"

"Kamu ngapain fotoin saya diam2, hm?"

Tidak ada respon. Bayangkan saja  sudah lewat dua bulan. Dia mungkin lupa.

Tiba-tiba ada pesan masuk.

"Assalamualaikum warahmatullahi wabarokatuh, orang yang baruku kenal, tapi dah tertulis di lauhul mahfudz."

"Waalaikumsalam warahmatullahi wabarokatuh, orang tanpa nama, tapi dah terukir di hati."

Kenangan manis di hari lalu, jadi alasan untuk kembali. Saya nggak nyangka kok jadi gini sih? Mau ketawa. Serius deh. Bisa-bisanya. Sekarang kami sudah ada di titik awal.

Pernikahan.










Enaknya menghalu 😭
Btw ini beneran, tapi aku belum pernah ke Jogja ataupun ketemu sama dia.

23 September 21


Coret-coret Di WattpadCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang