2.rasa trauma

84 20 7
                                    

"Beri dirimu waktu untuk menemukan tantangan yang kamu hadapi

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.


"Beri dirimu waktu untuk menemukan tantangan yang kamu hadapi. Melepaskan rasa sakit tidak terjadi dalam semalam. Itu terjadi dalam langkah maju dan kecil. Ditambah beberapa langkah mundur beberapa kali. Bersikaplah lembut dan sabar dengan diri sendiri."

satya dan dunianya


selamat membaca semua....

------

      Suasana hangat sedang saat ini.aku,bang regan,dan kedua orang tua ku sedang berbincang di ruang tamu sembari menonton televisi bersama,aku yang sedang menonton tv dengan paha bang Regan sebagai bantal untuk kepala ku.bang Regan pun sibuk menonton tv sambil memainkan rambutku .

"de kamu laper gak?",mendengar ucapan Bang regan sontak aku langsung mendongak ke arah nya sambil mengangguk-angguk."laper juga nih bang" ucap sambil tersenyum kearahnya.

"nah yauda karena kamu juga laper nihil cemilan di minimarket depan kompleks ya,abang tunggu di sini" ujar bang Regan sembari menyodorkan uang ke hadapan ku.sontak aku langsung mengubah posisi ku duduk di hadapan bang Regan sembari menyodorkan selembar aku langsung mengubah posisi ku duduk di hadapan bang Regan sembari menyodorkan selembar uang ke hadapan ku. 

"What?!aku yang beli",bang Regan hanya cengengesan dan mengangguk ke arah ku. "Oh iya papa sama mama ada yang mau nitip gak nih kata bang Regan sambil melirik ke arah papa dan mama.aku pun memberikan kode kepada papa dan mama untuk menolak penawaran bang Regan.

"mama sama papa pasti mau beliin apa aja yang penting masih masuk akal ya,nanti kalau ada kembalian nya buat kamu aja deh"

"Janji ya,gak boleh bohong",Bang Regan hanya menjawab dengan anggukan kepala.setelah itu pun aku bangkin dan berjalan keluar rumah,"kalau bukan uang jajan dan papa mama gak nitip,mungkin sudah aku smack down bang Regan".Gumam ku ambil berjalan.

Jalanan tampak cukup ramai dengan kendaraaan yang lalu lalang.Hingga tak alama aku pun sampai di Minimarket jaraknya tidak jauh dari rumah ku.setelah masuk ke minimarket jangan lupa aku mengam bil keranjang belanjaan dan mulai memngambil barang yang butuh kan.

setelah selelsai memilih barang yang aku butuh kan,aku berjalan menuju kasir dan akan segera membayarnya.hingga aku menyadari siapa kasir yang ada di hadapanku. 

"Satya!"

 panggil ku seketikan Satya pun menoleh dan tersenyum lebar ke arah ku."Astaga Eca maaf aku gak sadar kalau itu kamu habis nya wajah kamu ketutup sama topi hoodie"

"gapapa kok,kamu kerja disini?" tanya ku,Satya hanya membalas dengn anggukan dan senyuman.

.........

hilangTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang