05

1.3K 146 5
                                    


"So gimana enaknya? Bikin pembagian tugas aja kalo semua langsung kerjain gini gue kurang yakin sih bisa selesai cepet. Dibagi dua dua" ucap renjun, yang lain hanya mengikuti petunjuk renjun

"Gue pingin haechan buat penelitian sama gue" haechan menatap jaemin dengan aneh

"Gue gabisa buat ikut penelitian, gue sibuk. Tugas yang lain aja" jeno tampak berpikir

"Yaudah lo bantuin mark buat ngetik rangkumannya aja chan, biar gue yang bantu jaemin" jaemin mengangguk, sebenarnya dia tidak keberatan siapa saja menemaninya penelitian.

"Lo yang sama renjun aja jen, gue ga jago bicara di depan orang" jeno menatap renjun, sepertinya bukan ide yang buruk.

"Yaudah, jaemin sama yangyang lo bedua penelitian ya, biar yang ngerangkum si haechan sama mark. Gue sama jeno biar yang presentasi. Jen, lo jadi ketua aja" semua mengangguk menyetujui perkataan renjun.

"Gue sama renjun ntar juga bakal bantu buat kasih rangkuman materinya"

Setelah selesai mengurusi pembagian dalam kelompok, keheningan pun mulai menyapa mereka. Mereka satu persatu mulai fokus dengan kegiatannya masing masing.

Diantara mereka pun tak ada yang berniatan untuk meninggalkan cafe yang sudah mereka singgahi lebih dari sejam itu.

Dubrak..

Semua atensi kini tertuju pada jaemin yang entah mengapa tiba tiba membanting ponselnya lalu mengusap wajahnya kasar.

"Lo kenapa lagi dah?" Jaemin menghembuskan nafasnya kasar

"Hyunjing anjing emang" mark terkekeh pelan

"Gue sama jeno udah bilangin putus aja dari heejin, lo nya sih batu banget" jaemin mengabaikan ucapan mark, ia mengacak rambutnya dengan frustasi.

Renjun, haechan, dan yangyang yang ada disitu hanya bisa diam, ya karena mereka sendiri juga belum dekat. Jadi untuk apa ikut campur urusan orang lain.

Jarum jam sudah menunjukan pukul 4 sore, sedangkan mereka berenam masih belum ada niatan untuk pulang. Haechan yang doyan ngemil udah berkali kali pesan makanan, renjun juga begitu. Mark dan jeno asik mabar, jaemin yang mungkin masih berurusan dengan pacarnya.

Yangyang sedari tadi hanya diam sambil menscroll ig nya, lama lama ia juga bosan. Yangyang pun memutuskan untuk pulang.

"Sorry gue pulang dulu ya, lanjut besok" yangyang berpamitan

Sebelum meninggalkan cafe, langkah yangyang terhenti didepan pintu cafe. Tiba tiba ia teringat akan satu hal.

"Punya lo, thanks ya" jaemin menolehkan kepalanya menghadap tangan yang menyodorkan gelang miliknya

Jaemin terpaku menatap yangyang yang sedang tersenyum tipis kearahnya.

"Tinggal ambil doang lama amat heran" yangyang mengikatkan gelang karet tersebut pada rambut jaemin, membuat apple hair disana.

"Gue pulang dulu, bye guys"
















Tbc.

School Love Affair [SLOW UPDATE]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang