Bagian 10 part 1

3.5K 520 57
                                        

*Kalau ada tokoh/ nama yang belum diganti atau yang bikin kalian bingung bisa komen ya^^

Semua keadaan seakan berpihak kepada Hyunsuk. Menganiaya kelompok petani tidak pernah ada dalam rencananya, tetapi sepertinya Bangsawan Son dan Selir Bae seolah membuat semuanya mudah untuk memancing Jaemin dengan kekacauan-kekacauan yang semakin tidak dapat dikendalikan setiap harinya.

Tidak peduli seberapa kuatnya kelompok pemuda yang berada di Desanya. Mereka tetap tidak bisa mengalahkan kekuatan prajurit Bangsawan Son dan Selir Bae. Tidak hanya alasan kekurangan senjata ataupun jumlah individu, kemampuan mereka jelas kalah jika di bandingkan dengan prajurit terlatih yang Bangsawan Son miliki.

Korban semakin banyak berjatuhan. Desa semakin tidak aman dengan tidak adanya ketenangan karena kerusuhan dan peperangan terjadi setiap harinya.

Hyunsuk juga sengaja memblok surat-surat yang akan Haechan kirimkan untuk Jaehyun. Dia membaca dan menertawakan setiap kata-kata, info serta permohonan dalam surat-surat yang Haechan kirim. Sesuai keinginannya, semakin hari Haechan terlihat semakin hilang harapan dan rasa percayanya kepada Raja dan kaki tangannya itu. Dia tidak pernah lagi berusaha mengirim pesan ke Istana dan berusaha sekuat tenaganya melindungi Desa tanpa rasa lelah.

Hyunsuk juga bermain dengan baik. Kekacauan Desa, menyamarkan keberadaannya sebagai pengkhianat. Semua orang tidak ada yang memperhatikannya karena sibuk merapihkan Desa dan merencanakan pertahanan yang akan mereka lakukan. Dia juga memainkan peran dengan mengacaukan pikiran Jaemin yang semakin hari terlihat semakin tidak stabil juga tertekan.

Menggunakan para pemuda yang terluka serta kelompok petani tidak berdosa yang dibunuh dengan membagi-bagi potongan tubuhnya. Jaemin yang tertekan dan terpancing emosinya membuat Hyunsuk merasa semakin senang. Apalagi fokus Haechan sudah tidak lagi sepenuhnya kepada Jaemin, membuatnya semakin leluasa untuk terus menghasut Jaemin membuat penyerangan kepada Istana, atau lebih tepatnya penyerahan nyawa kepada Selir Bae yang tengah menunggunya disana.

Chenle juga bukanlah halangan. Anak itu lemah, yang paling lemah dari siapapun. Keberadaannya tidak pernah mengancam. Hyunsuk juga tidak peduli jika Chenle akan mati atau tidak. Tapi nyawa Chenle juga adalah permainan terbaik untuk menjatuhkan mental Jaemin. Ia jadi mempunyai rencana lebih bagus untuk menyiksa Jaemin sebelum pria cantik itu meregang nyawa ditangan Selir Bae.

"Sudah 15 orang kelompok kita yang meninggal, dan tidak terhitung berapa warga Desa yang kehilangan nyawa mereka. Jumlah kita tidak banyak untuk menyerang. Kita hanya bisa bertahan dan bertahan." Ucap Haechan.

Mereka berkumpul di rumah Jaemin. Haechan berdiri di tengah. Memberikan arahan juga membuka kejujuran tentang kondisi yang menghimpit mereka saat ini. Hyunsuk sengaja duduk pada pojok ruangan paling belakang diantara pemuda lain agar bisa dengan puas melihat wajah putus asa Jaemin juga Haechan.

Jaemin duduk tidak jauh dari Haechan dengan tatapan kosong. Dia terlihat lelah juga putus asa. Hyunsuk menyaksikan sendiri bagaimana Jaemin lebih sering menyalahkan dirinya sebagai pusat kerusuhan dan alasan dari kekcauan yang melanda desanya. Dia menangis merindukan Ayahnya yang tengah berdagang dalam pelayaran keberbagai Negara, juga menangisi mereka yang telah banyak menjadi korban karena keberadaannya.

Setelah diskusi itu berakhir. Jaemin, Haechan dan Chenle bicara secara tertutup. Hyunsuk menguping dari celah jendela kamar Jaemin.

"Kita tidak bisa terus seperti ini Hyung. Kau lelah, mereka juga. Sampai kapan kita akan bertahan seperti pecundang? Kita harus memberitahu kepada Raja keberadaan dan kekusahan yang kita alami selama ini. Sudah terlalu banyak korban. Sudah terlalu banyak anak yang menjadi yatim piatu." Ucap Chenle.

Hyunsuk senang mendengarnya. Ia merasa ucapan Chenle bisa menjadi cambuk bagi Jaemin dan sentilan keras bagi Haechan.

"Tunggu sebentar lagi. Bantuan akan datang. Aku mohon tunggu sebentar lagi."

Eternal (Nomin Remake)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang