Seorang namja sekitar 20 tahun terlihat sedang duduk di depan seorang dokter muda dengan perasaan cemas memikirkan keadaan adik nya yang duduk di samping nya.
"Bagaimana dok, keadaan adik saya?" tanya pada dokter tersebut.
"Setelah aku periksa keadaan adikmu akhir-akhir ini mulai membaik, tapi ingat harus tetap meminun obatnya dengan rutin"
"Baik dok, aku akan pastikan adik ku akan meminum obatnya dengan
rutin"
"Ini resep obatnya, kalian bisa menebusnya di apotek rumah sakit ini. Tolong jangan sepelekan penyakit ini dan aku sarankan agar adik mu untuk melakukan pengobatan lebih lanjut lagi, ini tidak cukup hanya dengan minum obat saja"
Setelah mendengar penjelasan dari sang dokter membuat namja itu semakin khawatir dengan kesehatan adiknya ini, tapi untuk melanjutkan pengobatan ia tak punya cukup uang untuk melakukan nya.
Beruntung dia masih bisa untuk biaya kontrol setiap satu bulan sekali dan membeli obat untuk adik nya.
"Nee dok terimakasih, saya akan berusaha agar bisa segera melakukan pengobatan lebih lanjut kepada adik saya"
"Tidak perlu terlalu formal begitu, pangil saja aku hyung, aku tau kau lebih muda dari ku kan, dan aku juga sudah cukup lama mengenal kalian. Jika masalah biaya aku bisa saja membantu kalian jika kalian mau" ujarnya.
"Ah.. Tidak h-hyung. Tidak perlu repot-tepot, aku kan berusaha semampuku untuk kesembuhan Taehyun"
"Baiklah, ini sudah menjadi hak mu dan Taehyun untuk menentukan pilihan. Tapi jika kau perlu bantuan jangan ragu untuk menghubungi ku, Soobin-aa, Taehyun jaga kesehatan mu arra!" ujar sang dokter yang tak lain adalah Namjoon.
"Nee, Namjoon hyung gumawo" ucap Taehyun.
"Nee, hyung kalau begitu kita pergi dulu" Soobin berdiri dari duduknya lalu membungkuk 90° di ikuti dengan Taehyun.
"Nee, Hati-hati di jalan"
Soobin dan Taehyun pun keluar dari ruangan Namjoon.
Pukul 12.49
Sementara di Rumah kini Yoongi sedang berada di dalam studio nya, duduk di depan komputer sejak tadi pagi, tidak banyak yang dia kerjakan sebenarnya hanya mengaransemen lagu nya saja dan selebihnya dia hanya diam melamun memikirkan apa yang terjadi sebenarnya, kenapa sikap saudaranya sedikit aneh pagi ini.
Sampai pada akhirnya ia bisa mengingat kembali sedikit demi sedikit apa yang terjadi kemarin. Beberapa potongan - potongan kejadian berhasil ia inggat sampai pada perdebatannya dengan sang ayah.
Tamparan, ucapan sang ayah mengenai mendiang ibunya samapi ia yang menagis di sudut kamar.
Iya. Yoongi mengingat semuanya.
'Plak'
'Apa yang kau lakukan bocah!! Bisa-bisanya kau pulang dengan keadaan mabuk seperti ini Min Yoongi!!'
'Aku tidak mendidikmu untuk menjadi seorang pemabuk seperti ini!!'
'Kesalahnya? Kau mau tau alasan nya. Baiklah akan appa beri tahu, Karena dia sudah membuat istriku meninggal!! Karena dia aku kehilangan orang yang aku cintai untuk selamanya!!'
"Eomma..."
"Kookie pulang!!"
"Jangan teriak - teriak Kook" tegur Jimin.
"Hehehe mian. Jin hyung! Yoongi hyung! kemana mereka?" tanya Jungkook bingung karena rumah sangat sepi.
KAMU SEDANG MEMBACA
Little Space||Baby Unggi-e√
FanfictionMin Yoongi yang memiliki Sindrom little spece dan bersikap layaknya anak-anak berumur 3 tahun. Sindrom ini muncul karena depresi yang dia alami. Karena sangat ayah yang selalu menganggap Yoongi tidak pernah ada dalam kehidupannya dan selalu berbuat...
