'Hidup lo penuh dengan kesempurna, lo mana paham.'- Sinang Pratama.
****
5. Gudang Sekolah.
"Yang kalah traktir di Tutik selama seminggu, deal?"
"Deal!"
1
2
3
"GO!"
Keempat motor langsung keluar dari komplek rumah Zio dan bergabung dengan pengendara lain di jalan raya. Keempat motor itu saling menyalip satu lain, untuk memposisikan di urutan pertama. Pastinya Zio selalu di depan, memimpin.
Sumpah serapah mereka dapat dari pengendara lain, karena mereka mengendarai motor dengan kecepatan di atas rata rata. Bisa membuat celaka diri sendiri dan orang lain.
Mereka tidak peduli dengan sumpah serapah pengendara lain untuk mereka. Mereka tetap mengendarai motornya dan cepat cepat sampai di SMA Merpati.
Gerbang SMA Merpati sudah terlihat oleh mereka. Mereka langsung masuk SMA Merpati menuju parkiran dengan masih menggunakan kecepatan tinggi, tapi tak setinggi tadi saat di jalan raya.
Tin
Tin
Saat ingin masuk ke parkiran tiba tiba Zio mengerem motornya secara dadakan dan yang lainnya pun juga ikutan berhenti dengan Algiralan hampir saja jatuh jika kaki nya tak sigap.
"AAAAAA!" Teriakan seorang gadis membuat atensi mereka kearahnya, bahkan orang orang yang berada di parkiran sekalipun.
"Woy lo kalau jalan liat liat dong! Udah tau mau ada motor masuk malah gak minggir, untung gak di tabtak lo." Ujar Algiralan tiba tiba saat melihat di depan Zio ada seorang gadis yang hampir saja di tabrak.
Ketiga gadis yang tadinya menutup wajah mereka dan menunduk, kini mendongak saat peneturan orang itu.
Saat mereka mendongak keempat laki laki itu terkejut, Zio berdecik kenapa harus berurusan dengan ketiga gadis itu lagi.
"Ck, suka banget sih lo cari gara gara sama kita!" Ucap Sinang kesal.
"HEH PARA PENGHUNI NERAKA, ENAK AJA LO PADA NYALAHIN KITA. HARUS NYA TUH KALIAN SADAR DIRI, INI SEKOLAH BUKAN ARENA BALAPAN. NAIK MOTOR KOK KENCENG BANGET GITU!" Marah Jihan kepada keempat laki laki itu.
"Emang salah lo bertiga kan?" Celetuk Bagas membuat ketiga gadis itu menahan amarah.
"Dari sisi mana kita salah gue tanya, kita mau keluar dari sini ya emang lewat sini. Harusnya lo berempat minta maaf sama kita, bukannya marah marah terus nyalahin." Gerutu Mona.
Mereka berempat seketika turun dari motor nya masing masing saat mendengar gerutuan dari Mona. Mereka mendekat kearah tiga gadis itu.
"Jangan mentang mentang anak pemilik sekolah, jadi sok berkuasa deh. Jangan sok orang yang paling bener. Kalau salah itu minta maaf bukan marah marah gak jelas." Lanjut Jihan.

KAMU SEDANG MEMBACA
Zion : My Boyfriend is Psycho
JugendliteraturDua manusia yang tidak saling mengenal satu sama lain, padahal satu sekolah selama 2 semester lamanya. Dua manusia yang sama sama cukup terkenal di sekolahnya tapi mereka tak mengenal satu lain. Tiba tiba semesta mempertemukan mereka dan mempermaink...