☪
Meja melingkar setinggi pinggang itu menyala-nyala, dua orang berdiri saling berhadapan, memejamkan mata dengan kedua tangan yang berada di dada. Ruangan itu di kelilingi patung-patung leluhur yang berada dipinggir, dua orang yang berada ditengah-tengah nya tengah menyatukan kekuatan dibantu oleh leluhur mereka. Cahaya yang berada ditengah meja itu semakin menyala, sangat terang hingga menembus atap. Mereka membuka mata, bernafas lega saat barier yang melindungi Psyxros sudah utuh kembali.
Semua itu tak luput dari pengamatan Jaemin, Ia bergegas keluar dari kamarnya. Beruntung Ia berpapasan dengan orang yang di cari nya, keduanya sama-sama terdiam menatap satu sama lain. Tanpa sadar Jaemin bernafas lega, itu mengundang tatapan bingung dari Jeno.
"Syukurlah kau baik-baik saja," Ucap Jaemin, tatapannya berbeda dari biasanya, tatapan sayu yang hampir tak pernah terlihat di manik indahnya.
"Kau mencari ku?" Jeno bertanya seraya menaikkan kedua alisnya, disana Jaemin tersentak seakan baru sadar dan memilih membuang muka.
"Tidak," Jawaban ketus itu berbanding terbalik dengan wajahnya yang merah merona, bahkan sampai ke telinganya. Jaemin mengangkat tangannya untuk mengusap telinganya yang terasa panas, meletakkan jari telunjuknya didepan bibir sendiri saat Jeno hendak mengatakan sesuatu. "Ayo, ikut denganku." Mungkin karena terlalu panik, Ia lagi-lagi tidak sadar telah menggenggam tangan Jeno.
Jeno tidak tau pemuda manis itu akan membawanya kemana, namun saat sampai di sebuah pohon yang cukup rindang, mereka berhenti melangkah. Cukup jauh berjalan dari mansion, dan Jeno baru sadar jika ada dua orang selain mereka didepan sana.
"Si rambut jingga?" Jeno menoleh sekilas pada Jaemin, kemudian kembali fokus pada dua orang didepan sana.
"Ya, Jisung membantu mengendalikan sihirnya agar tidak merusak kota lagi," Keduanya menatap lurus kedepan, tepat pada dua orang yang sedang mengadu kekuatan.
Bahu kanan Jaemin bersandar pada pohon, sementara di sisi kirinya ada Jeno yang lebih tinggi darinya. Tangan kanan Jeno bertumpu pada pohon, membuatnya terlihat seperti memeluk Jaemin dari samping.
"Kau tau? Pertama kali aku melihat rambutnya, aku merasa seperti melihat langit yang berwarna jingga," Jeno mengingat-ingat saat-saat Ia menikmati bagaimana indahnya matahari tenggelam. "Kau pernah melihat matahari tenggelam?"
"Tenggelam dimana?"
"Di hatiku," Keduanya menoleh bersamaan, beradu pandang sejenak sebelum menertawai kebodohan obrolan mereka. Serendah itu selera humor mereka.
Jeno terpaku melihat betapa cantiknya senyum Jaemin, senyum terlebar yang pernah Ia lihat di bibir mungil itu. Sadar diperhatikan, Jaemin menoleh dan tertegun melihat tatapan Jeno padanya, tatapan yang menggambarkan segala perasaannya.
Tenggelam akan tatapan masing-masing, keduanya tidak sadar jika terdapat bola es kecil yang mengarah pada keduanya; ralat, pada Jaemin. Pekikan dua orang disana menyadarkan Jeno dan Jaemin, namun Jaemin terlambat menyadari apa yang terjadi, Ia hanya mematung melihat bola es kecil yang mengarah padanya, sebelum tergantikan oleh badan yang membelakanginya.
Bola es itu menghantam dada kiri Jeno, menciptakan ledakan kecil yang menimbulkan cahaya yang kemudian bersarang di dada Jeno. Tubuh Jeno ambruk seketika, Jaemin dengan sigap menahannya dan membaringkan kepala Jeno pada pahanya. Sihir bangsa Psyxros sama sekali tidak bisa diremehkan, sekalipun itu hanya bola es kecil yang terlihat lemah.
Jaemin mengenali itu, sihir yang sudah lama menghilang, kini muncul lagi. Sihir itu mampu menembus tubuh seseorang dan bersarang didalamnya, membekukan seluruh organ tubuhnya. Jika sihir itu kuat, maka Jeno akan beku sekarang juga, beruntung sihir itu masih lemah, membutuhkan beberapa hari sebelum membekukan seluruh tubuh Jeno.
KAMU SEDANG MEMBACA
MALVERA [NoMin]
Fantasi[fantasy] [bxb] [gore] ☪ Takdir sudah tertulis untuk seluruh manusia, itu mutlak dan tidak bisa dibantah. Namun Jeno dan Jaemin memilih menentang takdir, yang mana membuat mereka mendapat hukuman mengerikan yang tak terlupakan, kisah mereka menjadi...
![MALVERA [NoMin]](https://img.wattpad.com/cover/289854120-64-k481677.jpg)