Anna, Devan dan Julian memasuki kelas berbarengan.
"ANNA!!"teriak Kissha dari bangkunya.
"Anna lo tau gak sih masa semalam Alena chat gue,"ujar Kissha ketika Anna telah duduk di bangkunya.
"Nge chat gimana Sha?"tanya Anna
Kissha mengambil handphone di saku rok nya lalu membuka aplikasi chatting. Setelah itu ia memberikan nya ke Anna.
Si Cabe
Kissha
Kissha
Apa?gak usah kebanyakan basa-basi lo
Si Cabe
Sans boss gue chat lo pengen ngasih tawaran buat damai
Kissha
Damai? sama lo? ogah
Si Cabe
Ayolah Sha kita damai terus hancurin Anna bareng-bareng
Kissha
Gak waras lo ya
Si Cabe
Gue masih waras kok kalau lo nerima tawaran gue, gue beliin tas branded keluaran terbaru deh
Kissha
Gak butuh gue bisa beli sendiri
Si Cabe
Emg lo ga kesel gitu sama Anna gue pernah liat dia sama Kenan beberapa kali
Kissha
Paling juga lo yang kesel kalo Anna sama Kenan, gue sih biasa aja ya
Si Cabe
Serius Sha lo gak mau kerja sama sama gue?
Kissha
G dl
You blocked Si Cabe
"Lo block kontaknya Sha?"tanya Anna
Kissha mengangguk, "iya ngapain juga nyimpen kontak Alena, bisa-bisa handphone gue karatan."
"Selamat pagi anak-anak," sapa Pak Farhan
"Pagi juga pak,"jawab semua murid
"Hari ini Bapak bacakan ya hasil ulangan kemarin."
"Amanda, tujuh puluh lima."
"Abell, tujuh puluh sembilan."
"Anna, sembilan puluh dua."
"Wih lo keren,"bisik Kissha tepat di telinga Anna
"Devan, delapan puluh delapan."
"Julian, enam puluh delapan."
"Kissha, delapan puluh dua."
"Niko, enam puluh lima."
"Rian, tujuh puluh."
"Riko, enam puluh delapan."
"Rion, sembilan puluh."
"Ruly, tujuh puluh dua."
"Sintya, tujuh puluh tiga."
"Xavier, tujuh puluh tiga."
"Zefanya delapan puluh."
KAMU SEDANG MEMBACA
LUKA
Novela Juvenil[ Revisi setelah tamat ] Anna Delara Wijaya semenjak kedatangan ibu dan saudara tirinya hidupnya tak baik-baik saja. Alena selalu mencari masalah dengan dirinya, lantas bagaimanakah akhir dari kisah mereka? start: 30 Juli 2021 finish: 13 Desember 20...
