📍Bandara Internasional Soekarno-Hatta.
Setelah penerbangan beberapa jam dari Seoul Korea akhirnya dirinya telah tiba di Indonesia, tanah kelahirannya.
Pandangannya menelusuri luasnya Bandara, gadis itu mengecek ponselnya sekilas lalu kembali menatap sekitarnya, ia sedang mencari seseorang.
'Dua belas tahun lamanya, akhirnya aku kembali ke tanah kelahiranku.' batin gadis itu menatap keluar jendela besar yang memperlihatkan pemandangan kota Jakarta.
"Semua akan dimulai disini, masa remajaku akan dimulai di tanah kelahiranku, masa SMA-ku akan dimulai juga di sini, aku berharap semakin tahunnya akan hadir kebahagiaan yang lebih membahagiakan lagi untukku." Senyum sendu gadis itu.
Kaylee menduduki dirinya di kursi, ia sedang menunggu seseorang yang menjemputnya saat ini.
Ia membuka galeri di ponselnya, senyuman sendu kembali terukir di wajahnya, gadis itu kini sedang memerhatikan foto demi foto dirinya bersama teman-temannya di Korea.
Ia merindukan mereka.
"Aku janji akan mengunjungi kalian kelak." Ucap gadis itu tersenyum tipis.
Teman, adalah seseorang yang dimiliki oleh siapapun, kebersamaan bersama teman adalah sebuah moment yang paling membahagiakan dan begitu berharga.
Namun, bagaimana jadinya kebahagiaan bersama teman harus di akhiri? berpisah jauh membuat siapapun merasa sedih, bukan?
Karena kebersamaan yang membahagiakan sebelumnya akan menjadi sebuah kenangan yang tak bisa di ulang.
"Ku harap kalian tak melupakanku, aku akan merindukan kalian setiap saat." Ucap gadis itu melamun.
Ia menggeser foto berikutnya, tatapannya berubah seketika, dengan perlahan gadis itu mengusap foto itu.
"Papa~"
"AtHanna ... KayLee?"
Mendengar namanya di panggil, gadis bernama lengkap AtHanna KayLee itu memutar tubuhnya.
"Bibi Lucy?!"
Grep!
Gadis itu memeluk Lucy erat sekali.
"Sudah lama sekali ya? bibi sampai takut jika salah orang, tapi ternyata benar kamu." Ucap Lucy.
Kaylee memundurkan tubuhnya sambil mengusap air matanya.
"Cantiknya anak ibu Rinjani." Ucap Lucy mencubit pipi gadis itu.
"Bibi~" Malu gadis itu.
Lucy yang melihat Kaylee malu pun terkekeh.
•🍁•🍁•🍁•
• • •
Lalu lalang kendaraan yang hampir memadati jalan raya dapat ia lihat dari sebalik jendela mobil taksi mereka.
Namun, mereka tak mempermasalahkan itu, mereka larut dalam fikiran mereka masing-masing.
"Bagaimana suasananya? berbeda saat kamu masih di Seoul bukan?" Tanya Lucy.

KAMU SEDANG MEMBACA
Geral Afrizal [On Going]
Romance"Gue sukanya lo, gue tertariknya sama lo, dan juga gue maunya sama lo, jadi gue ingin lo jadikan gue milik lo!" Ucap Kaylee lantang pada Geral. Geral yang mendengarnya hanya memijat pelipisnya pening dengan tatapannya fokus pada Kaylee yang mengatak...