Chapter 8

116 5 0
                                    

"Ahh, jadi kakak gue cerita tentang masa SMP-ku ya." Lamun Rheva.

"Ma-maaf, aku tak bermaksud ..."

"Kenapa minta maaf?? Septian sendiri lho yang menceritakannya." Kekeh Rheva.

"Tapi ..."

"Septian sampai menceritakan masa SMP-ku padamu, sepertinya ia sungguh mempercayaimu menjadi teman baikku." senyum sendu Rheva.

"Ya, dia pun berkata seperti itu."

"Kaylee, makasih mau mengajakku berteman lebih dulu denganku."

Kaylee tersenyum dan mengangguk.

"Makasih juga sudah mau berteman juga denganku."

Rheva terkekeh dan mengangguk.

"Hahh, aku baru saja mendengar hal langka sekali, kakakku mengajakmu berbincang lebih dulu, apa aku perlu syukuran?"

Kaylee yang mendengarnya tertawa.

"Biasanya dia merasa risih karena banyak cewek-cewek yang berusaha mendekatinya, tapi sepertinya tidak padamu dan Sherly." Kekeh Rheva.

Kaylee pun ikut terkekeh.

"Ah ralat! mereka berempat! Geral, Ginan, Septian, dan Ammar juga sama, mereka sama!" Semangat Rheva membahasnya.

"Ah, sungguh?"

Kaylee kembali melirik dimana tempat keenam orang yang sedang dirinya dan Rheva bicarakan berada, dan juga Kaylee pun membaca situasi sekitar.

lirikan demi demi lirikan wanita tertuju pada mereka.

"Tak heran, sepertinya mereka populer dikalangan siswi." Seru Kaylee.

"Mereka memang populer di kalangan siswi sejak SMP, jangan heran." Ucap Rheva.

Kaylee mengangguk paham.

"Nggak, gue duduk disini sama teman gue." Seru Rheva sedikit meninggikan suaranya tiba-tiba.

Kaylee yakinkan jika salah satu dari mereka mengajak Rheva bergabung.

"Kalau kamu mau gabung dengan mereka tak apa kok." Seru Kaylee.

"Bicara apa kamu, oh iya! bagaimana kamu mulai latihan?" Seru Rheva.

"Latihan? Latihan apa??"

"Latihan buat bicara dengan santai, nanti kalau ketemu Septian dan teman sekelas sudah terbiasa."

"Eh, tunggu ..."

"coba, mulai bicara santai, jangan terlalu formal lagi sama ... gue." Seru Rheva mulai bicara seperti biasanya dia.

"Eh! Rheva~"

"Ayo coba." Seru Rheva menumpuk kedua tangannya di atas meja.

Kaylee terdiam sejenak.

"Akan ku coba perlahan."

"Oke secara perlahan saja." Kekeh Rheva.

•🍁•🍁•🍁•

• • •

• •

Jam Pulang sekolah.

Kaylee kini terfokus pada ponselnya, ia kini sedang mengecek taksi pesannya.

Rheva dan Kaylee kini sedang jalan beriringan, mereka kini berada di lorong utama sekolah.

"Pulang naik apa? di jemput?" Tanya Rheva.

Geral Afrizal [On Going]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang