"Sedang memasak apa?" Suara Taehyung mengejutkan Jennie yang sedang memotong daging. Dan hal hasil, jari telunjuk Jennie tergores.
"Awwh" Taehyung yang mendengar Jennie meringis, ia buru-buru mengecek kearah kekasihnya. Setelah sampai dihadapan, Taehyung panik, darah banyak berada dijari telunjuk Jennie.
Dengan cepat jari tersebut Taehyung emut dibibirnya. Jennie terus meringis kesakitan.
"Apakah perih? Tunggu sebentar, mau ambil p3k" Jennie hanya mengangguk, taklama kemudian Taehyung datang. Menuntun Jennie untuk duduk dibangku.
"Berhati-hatilah, jika melakukan sesuatu. Kau sangat ceroboh"
"Aku hanya kaget mendengar suaramu" Jennie terus menatap jarinya yang ingin diberi betadin.
"Aku harap ini tidak perih, namun aku tidak yakin. Kau harus kuat ya?" Jennie mengangguk mendengar ocehan Taehyung.
"Awhh awh. Perih Taeh"
"Maafkan aku. Tahan sebentar" Taehyung terus mencari hansaplast dan ternyata sisa satu.
Jennie terus menatap Taehyung yang fokus mengobatinya. Sungguh ini adalah keduakalinya Taehyung memperlakukan Jennie baik, dan Jennie yakin jika Taehyung akan berubah. Semoga saja.
"Sudah"
"Terimakasih tae"
"Tidak usah terimakasih Jen. Ini tugasku sebagai kekasih" Jennie tersenyum mendengar ucapan Taehyung barusan.
"Baiklah, kalau begitu aku ingin melanjutkan masakanku"
"Butuh bantuan?"
"Tumben sekali ingin memasak, ada angin apa"
"Tidak. Hanya ingin membantu, aku yang memotong kau yang memasak, jarimu juga lagi sakit"
"Baiklah ayo"
Kami berdua kedapur bersama. Disana Jennie terus tertawa, karna potongan daging yang Taehyung potong terus saja besar. Ketika Taehyung ingin mencoba memasak, ada satu daging yang gosong karnanya. Astaga ada ada saja.
***
Sore hari
Kami berdua tidak melakukan apa-apa, sebenarnya Jennie harus masuk kekantor. Namum Taehyung melarangnya, dan anehnya pak Jimin juga tidak masalah. Ohh aku hampir lupa, mereka berdua berteman.
"Taee" aku dan Taehyung sedang berpelukan disofa sembari menonton film zombie, train to busan.
"Hm?" tangan Taehyung tidak bisa diam, ia terus saja mengelus rambut Jennie dengan lembut.
"Ayo keluar"
"Kemana"
"Kemana saja, asal bersamamu"
"Baik-"
Bunyi telepon dari hp Taehyung memberhentikan ucapan Taehyung.
"Angkat saja"
Taehyung meraih telepon genggamnya, yang menelpon papanyaa ternyata. 'Tumben'
"Halo pa" Taehyung meminta izin kepada Jennie untuk mengangkatnya dan Jennie hanya mengangguk paham.
Disisi lain...
"Kau sibuk?" Tanyanya tanpa basa-basi.
"Tidak. Kenapa"
KAMU SEDANG MEMBACA
Sadistic [M]✔
Fanfiction[SELESAI] Bagaimana kisah Jennie yang dilakukan seperti hewan oleh Taehyung? Dan bagaimana nasib Jennie setelah berhasil kabur dari Taehyung. ©®artaennie 11-10-2021 Best rank🎖️ #sadistic 5/4/3/2/1 #penyiksaan 2/1 #taennie 2/3 #taehyungjennie 5/2/1 ...
![Sadistic [M]✔](https://img.wattpad.com/cover/287977316-64-k872609.jpg)