Jika boleh jujur jimin tidak tau wajah ataupun nama asli pacar sahabatnya tersebut. Karna bagi jimin itu tidak penting dan juga tidak ada manfaatnya jika mengetahui pacar taehyung.
Jika jimin tau, wanita yang baru saja ia renggut jadi karyawan baru. mungkin saja jimin sudah mengasihtahukan taehyung saat ini juga.
Namun kembali dari awal jimin tidak mengetahuinya.
"Jennie, namamu jennie bukan?" ucap teman di sebelah jennie.
Jennie yang merasa namanya di panggil menolehkan kepalanya kesamping.
"Haha iya Jennie. Kenapa?" jennie tersenyum yang membuat pipinya mengembang.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
"Ya Tuhan jen aku diabetes melihat mu tersenyum seperti itu" wanita yang mengajak mengobrol nya berpura-pura pingsan dan bersender di kursi. Kelakuannya membuat jennie terkekeh, ada-ada saja.
"Oh ya perkenalkan aku karina" karina wanita yang diabetes karna senyuman manis jennie barusan. Kata dia yaa.
"Haha astaga kau sangat lucu sekali rin, aku jennie" mereka berdua berkenalan bersama. Jika boleh jujur ini teman kedua jennie selain jungkook.
Tiba-tiba saja karina menggeserkan kursi nya kearahku lalu membisikan sesuatu. "Aku tau, karna saat ini kau sedang digosipkan jen" jennie yang mendengar kata 'gosip' memandang karina aneh.
"Tidak-tidak bukan aku yang menggosipkannya pertama, tapi dia ituu" jennie melihat telunjuk yang karina arahkan ternyata menunjukkan wanita yang sedang berbisik.
"Siapa namanya?" kata jennie.
"Umji" jennie mengerutkan dahinya. "Kenapa aku digosipkan. Apakah aku berbuat salah rin?" karina menggeleng lalu membisikan lagi.
"Karna kau datang kesini tidak ada pembukaan karyawan. Jadinya semua sangat bingung dan menyebarkan berita aneh termasuk-" jennie menyeda pembicaraan karina sepihak. "Termasuk apa?"
"Tunggu dulu jangan memotong pembicaraaanku" jennie hanya mengangguk dan juga menunggu karina mengucapkan suara lagi. "Termasuk gosip yang mengarah kearah sensitif" jennie sempat kebingungan karna karina berbicara suka dijeda-jeda.
"Ohh ayolah rin jangan dijeda-jeda terus pembicaraan mu, kau membuatku penasaran sungguh" karina menyengir seperti orang bego. "Hehe sori tapi kau jangan marah ya ini bukan aku yang mengatakannya tapi karyawan disini" jennie mengangguk mengiyakan. "Baiklah apa itu?"
"Semua karyawan disini mengira jika kau selingkuhan pak jimin. Apakah benar jen? Kuharap berita itu tidak benar jika iya aku mengasihanimu" jennie yang mendengar lontaran aneh dari karina membuatnya ingin tertawa bukan marah.
"Kau serius dengan ucapanmu? Tidak mungkin aku berselingkuh dengan pak jimin. Tadi aku hampir tertabrak dan untungnya tidak jadi. Lalu kurasa pak jimin tidak sengaja melihat berkas ku yang sedang mencari pekerjaan lalu ia menawari ku untuk bekerja disini. Tidak mudah karna aku juga harus diwawancarai sama seperti kalian dan untungnya aku lolos. Semoga saja kau bisa bergosip tentangku kali ini dan Tolong kasih rekaman yang kau rekam sekarang kesemua karyawan agar semuanya tau jika aku bukan selingkuhan pak jimin"