6.kekecewaan Orion

3.3K 313 1
                                        

Rasa kecewa dan marah yang di rasakan oleh Orion sungguh luar biasa,saat ia mendengar berita tentang cucu perempuannya yang selalu disakiti dan diasingkan bahkan tidak di urus sama sekali.

Orion sangat ingat ketika detik-detik Terakhir Putri tersayangnya dia meminta agar selalu menjaga Arabella dan menyayangi Arabella serta merawat Arabella dengan baik.

Tapi karena perang sialan itu,dia malah mempercayakan Cucunya pada Pria yang Tidak memiliki hati seperti Adorjan.

"Apa yang membuat kalian begitu membenci Cucu ku!"tanya Orion dengan nada tinggi.

"karena dia ibu pergi untuk selamanya,padahal waktu itu Aku dan ketiga Saudara ku lainnya masih sangat membutuhkan sosok seorang ibu"jawab Alberu.

"jadi itu Alasannya,lalu apa kalian fikir Cucu Perempuan ku tidak membutuhkan sosok seorang ibu? Kalian harusnya bersyukur karena kalian sudah merasakan kasih sayang seorang ibu dan juga ayah,tapi lihat lah Cucu Ku Arabella Dia di tinggal oleh ibu nya sejak dia lahir tidak pernah merasakan kasih sayang seorang ibu dan juga Ayah,lalu lebih menderita siapa Kalian atau Arabella"ucap Orion.

Mereka terdiam,karena apa yang di katakan oleh kakek mereka memang benar adanya,disini Arabella lah yang paling menderita  dan yang paling Tersakiti.

Perkataan Orion mampu membuat hati Adorjan dan ke 4 putranya merasa sangat tersayat akan kenyataan yang sesungguhnya,bahwa Arabella lah orang yang paling menderita akan kematian sang ibu dan mereka lah membuat gadis itu makin menderita.

Arabella hanya berdiri dengan tatapan yang sendu dan matanya menggambarkan akan rasa sakit yang sangat dalam dan penuh rasa kecewa,bahkan tubuhnya terlihat sangat kurus dengan kulit putih pucat.

"Cucu ku kalian buat menderita sementara gadis itu yang hanya orang luar dan tidak memiliki hubungan darah malah kalian perlakukan sangat baik"lanjut Orion.

"maafkan aku ayah,aku hanya masih tidak bisa menerima kenyataan bahwa Istri ku telah meninggalkan ku untuk selamanya"sesal Adorjan.

"maafkan kami berempat kakek,kami hanya tidak terima bahwa ibu meninggal demi melahirkan Arabella"ke 4 putra Adorjan hanya menundukkan kepala dengan penuh rasa penyesalan di hati mereka begitu pun Adorjan

"minta maaf lah pada Arabella,bukan padaku"ucap Orion.

"Ar–"belum sempat Adorjan berbicara Arabella sudah menyela perkataannya.

"Kakek sudahlah aku tidak masalah akan perlakuan mereka,asal kakek masih menyayangi ku dan masih menganggap Arabella cucu kakek,itu sudah lebih dari cukup untuk Arabella kakek"suara lemah lembut dan serak Arabella sungguh dapat membuat hati Orion tersayat,cucunya sangat rapuh kulit putih yg begitu pucat dan tubuh yg sangat kurus.

Adorjan dan ke-4 putranya yang mendengar itu hanya memandang Arabella dengan tatapan sendu,ada sebuah rasa penyesalan di hati mereka.

"maafkan aku karena sudah mengacaukan acara pertunangan kalian,aku doa kan semoga kalian bisa bersama selamanya bahkan di kehidupan selanjutnya nanti"Arabella memberikan senyuman tulus pada siren dan juga Victor.

Victor di buat tertegun ketika melihat senyuman dari Arabella,tak bisa di pungkiri bahwa Arabella memiliki senyuman yang sangat manis.

Disini juga sudah terdapat cucu laki-laki Orion yang lain,perlu di ketahui bahwa Arabella adalah cucu yang paling kecil di keluarga Grand Duke Orion bahkan Arabella adalah satu-satunya cucu perempuan yang dia miliki.

Urutan Cucu-Cucu Orion
-Alberu Leon Davies
-Bryan Cornelius as Edward
-Ryan Tavish as Edward
-Kristoffer Pietro as Edward
-Arion Hugo Davies
-Hector Luis Davies
-Aiden Alphonsus as Edward
-Marcello Brown Davies
-Morgan Neason as Edward
-Arabella Yovanka Davies

"selamat atas pertunangan kalian"ucap Ryan.

"ini hadiah dari kami berlima"Bryan memberi sebuah Hadiah berupa kalung permata yang indah dan sebuah pedang berlapis emas dan permata pada Siren dan juga Victor.

Sementara itu Aiden dan juga Kristoffer hanya memandang Siren dengan rasa yang sangat sakit dan terluka,bagaimana tidak mereka mencintai Siren sejak mereka bertemu Siren di hutan,dan pada saat itu Siren belum menjadi anggota keluarga Davies.

'kau menghancurkan harapan ku Siren'-batin Aiden.

'apa kau tau hati ku sungguh terluka melihat mu sudah menjadi tunangan Pangeran mahkota itu'-batin Kristoffer.

Arabella bisa melihat di mata Kedua sepupunya itu tersirat sebuah luka dan rasa sakit,dan dia langsung paham bahwa kedua sepupunya itu mencintai saudari angkatnya itu.

Dia berjalan mendekati Kristoffer dan juga Aiden,Arabella memegang pundak dari Kristoffer dan juga Aiden,merasa ada yang memegang pundak mereka Kristoffer dan juga Aiden menghadap ke arah belakang dan melihat Arabella di belakang mereka.

"Ada apa"ucap Aiden dengan suara ketus.

"kalian mencintai siren?"tanya Arabella pada mereka berdua.

"Apa maksud mu Arabella,jangan bicara sembarangan"suara Kristoffer agak sedikit ketus pada Arabella.

"berhenti lah berbohong aku bisa melihat semuanya,bibir kalian bisa berbohong tapi mata kalian tidak bisa berbohong"ucap Arabella sungguh suara Arabella sangat lah lemah lembut.

Mereka hanya bisa terdiam,percuma saja mereka membantah perkataan Arabella,karena itu memang benar adanya mereka berdua memang sangat mencintai Siren.

"dengarkan aku,jika kalian memang mencintai Siren maka berusaha lah untuk mengikhlas kan Siren bersama pria yang dia cintai,jika Siren memang di takdirkan menjadi milik Kau ataupun Aiden sejauh apapun Siren berada dia akan tetap kembali pada kau ataupun Aiden"ucap Arabella dengan tulus,karena Arabella tau bagaimana rasanya di posisi Kedua sepupunya itu.

"kenapa kau berkata seperti itu seakan-akan kau pernah mengalami apa yang kami alami"kata Kristoffer.

"aku mencintai Putra mahkota Dari kecil tapi sayangnya dia tidak mencintai ku,Dia menganggap ku sebagai benalu dan kesialan di dalam hidup nya,sebenarnya putra mahkota akan dijodohkan dengan ku,tapi putra mahkota dan Ayah ku beserta ke-4 saudara ku tidak setuju akan itu dan menyarankan bahwa Siren saja yang menggantikan posisi ku karena dia lebih pantas"ucap Arabella dengan senyuman,meski hatinya kembali tersayat saat mengingat momen itu.

Lalu Arabella pergi meninggalkan kedua sepupunya,sementara Kedua sepupunya hanya menatap kepergian Arabella.

'apa dia benar-benar semakin menderita semenjak kehadiran Siren di dalam keluarganya'-batin Aiden.

'jika itu memang benar,kenapa Siren tidak menolak saat akan menggantikan posisi Arabella,sebagai saudarinya berarti dia tahu bahwa Arabella sangat mencintai Putra mahkota'-batin Kristoffer.

Tbc...

Maaf baru up soalny sibuk belajar 🙏😅

Mencoba Merubah TakdirCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang