🌿بِسْــــــــــــــمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْـــــــمِ
🌹اللهم صَلٌِ عَلٰى سَيِّدنَِا مَُحَمَّدٍ عَبْدِكَ وَنُبِيِّكَ وَرَسُولِكَ النَّبِيِّ
الأُمِّيِّ وَعَلٰى آلِهِ وصَحْبِهِ وسَلّم.
ORANG BAIK BUKAN BERARTI BEBAS DARI UJIAN.
Hidup tanpa musuh atau bebas dari orang-orang yang tidak suka adalah hal yang mustahil. Karena memang Allah telah menakdirkan keseimbangan. Ada kebaikan dan keburukan, kebenaran dan kesesatan, haq dan batil. Karena begitulah perjalanan suatu kehidupan, akan selalu berpasang-pasangan.
Dari itu jangan pernah mengira ketika kita telah menjadi orang baik dan berusaha meniti kebenaran lantas kemudian hidup tenang tanpa musuh dan gangguan. Bahkan, semakin kukuh kita di atas kebenaran semakin banyak dan besar ujiannya.
Karena setiap kita pasti akan diuji hanya saja berbeda cara dan bentuk ujianya.
Ujian senantiasa menimpa orang mu'min pada diri, anak dan hartanya hingga ia bertemu Allah dengan tidak membawa satu kesalahan pun atasnya.
(HR. Tirmidzi: 2323)
Karena Allah menyatarakan ujian itu dengan keadaan iman dan kekukuhannya pada agamanya.
Ketika Rasulullah ﷺ ditanya tentang manusia yang paling berat ujiannya, beliau bukan menjawab orang yang paling durjana akan tetapi mereka yang paling dekat kedudukannya dengan Allah, karena keimanannya dan bagus agamanya.
“Aku pernah berkata: Wahai Rasulullah, siapakah manusia yang paling berat ujiannya? Beliau menjawab: ‘Para nabi, kemudian yang semisal, kemudian yang semisal. Sungguh seseorang itu akan diuji berdasarkan agamanya, bila agamanya kuat, ujiannya pun berat, sebaliknya bila agamanya lemah, ia diuji sesuai dengan kadar agamanya. Ujian tidak akan berhenti menimpa seorang hamba hingga ia berjalan di muka bumi dengan tidak mempunyai kesalahan.’”
(HR. Tirmidzi: 2398)
Oleh sebab itu, jangan terlalu diambil hati ketika kita dihina, dicaci dan lain semisalnya. Tetaplah menjadi orang baik meski dihina, dikucilkan, dituduh yang bukan-bukan, disakiti dan lain semisalnya.
tidak perlu bersedih, masih ada kehidupan berikutnya, kelak di sana akan tampak terang dan jelas, mana yang benar dan mana yang salah, dihadapan Allah سبحانه وتعالى, Dan masing-masing akan mendapat balasan sesuai dengan perbuatannya.
Wallahu A'lam bish showab.
KAMU SEDANG MEMBACA
BACK TO ALLAH
SpiritualTujuan saya mempublikasikan tulisan ini yaitu Sebagai sesama hamba Allah kita diharuskan saling mengingatkan...! Dan tulisan ini tidak murni dari olah pikir saya sendiri, melainkan dari berbagai sumber. Semoga berkah #rabu 16 agustus 2017
