Happy Reading, Readers! ^.^
.
.
Renjun, Jisung dan Jaemin sudah menyelesaikan sarapannya. Sekarang mereka sedang berkumpul di ruang tengah untuk menunggu Chenle datang.
"Jaemin-ah ini ponsel Haechan. Berikan padanya saat di lokasi syuting nanti ya." pinta Sorae pada Jaemin sambil memberikan ponsel milik Haechan.
"Oke baiklah." ucap Jaemin. "Sorae-ya apakah ada titipan yang kamu inginkan? Kami bisa membelikanmu sekalian pulang nanti." tawar Jaemin.
"Eum... aku ingin tteokbokki tapi jangan yang pedes loh. Terakhir kali kau belikan aku tteokbokki yang sangat pedas. Aku tidak menikmatinya." ucap Sorae.
"Tapi kami menikmatinya Sorae-ya, setiap kali kau makan makanan pedas, raut wajahmu lucu belum lagi air matamu yang mengalir deras seperti sedang menonton Miracle in Cell No. 7 hahaha." olok Renjun.
"Hahaha, benar hyung, wajah Sorae noona kalau makan makanan pedas sangat lucu, aku bahkan sempat memotretnya." ucap Jisung sambil ketawa cekikikan.
Mendengar apa yang sudah dikatakan oleh Jisung sontak membuat kaget Jaemin dan Renjun.
Masalahnya itu adalah rahasia mereka. Mereka akan menggunakan foto aib Sorae ketika ulang tahunnya nanti. Tapi apa boleh buat, sepertinya rencananya akan gagal.
Sorae tidak mungkin membiarkan foto aibnya tersimpan dengan lama di ponsel Jisung. Saat ulang tahun Sorae yang ke 21, tepat bulan September kemarin, member Dream memberikan kue dengan foto Sorae yang sedang tidur dengan mulut menganga dan wajah menangis Sorae saat menonton film Miracle in Cell No.7 di atas kuenya.
Tidak hanya itu, foto kue tersebut di kirim Haechan ke grup dimana semua anggota dari grup itu adalah semua member NCT, para manager, dan para staff dari NCT. Sungguh, Sorae tidak ingin mengingat hal itu lagi.
Memalukan. Sangat memalukan. Walaupun menurut semua orang di grup itu, wajah Sorae terlihat lucu. Tapi tidak untuk Sorae. Itu aib yang sangat memalukan.
"Jisung-ah bisa berikan handphone mu." pinta Sorae sambil senyum.
Jisung dengan polosnya langsung memberikan ponselnya kepada Sorae. Untuk apa lagi, kalau bukan untuk menghapus foto-foto aibnya.
"Yyaa Jisung-ah kenapa kau berikan handphonenya." omel Renjun sambil berbisik-bisik.
"Waee??" tanya Jisung yang masih tidak mengerti keadaan saat ini.
"Kau baru saja memberitahu Sorae bahwa kau memotretnya, tentu saja dia akan menghapusnya, Jisung-ah paboya." kali ini Jisung diomeli oleh Jaemin.
Jisung yang mulai mengerti keadaannya langsung mengambil ponselnya dari tangan Sorae.
"Noona... apakah kau menghapusnya?" tanya Jisung sambil jarinya sibuk menscroll galeri.
"Tentu saja. Tidak akan ku biarkan hal itu terjadi." ucap Sorae. Jisung hanya bisa pasrah sambil membuang nafas dengan lesuh.
Tiba-tiba ponsel milik Sorae berdering. Tertuliskan nama 'Chonlooo' disitu. Sorae pun mengangkatnya.
"Oh Chenle-ya wae?" tanya Sorae.
"Noona, aku tidak masuk ke dorm ya, aku menunggu di parkiran saja, mager mau masuk. Lagian ini di parkiran sudah ada Taesik hyung sama Minra noona baru saja datang. Beritahu saja pada member untuk langsung ke parkiran ya." jelas Chenle.
"Begitu ya, oke baiklah, akan aku beritahu mereka." balas Sorae. Panggilan pun terputus.
"Yedera kalian langsung ke parkiran aja ya, Chenle sudah menunggu bersama Taesik oppa dan Minra eonni." Sorae memberi tahu member kemudian langsung berdiri menuju kamar Nomin.
KAMU SEDANG MEMBACA
[✔] DREAM
FanfictionCerita ini adalah jenis cerita ringan yang tidak ada konflik serius didalamnya. Ceritanya akan berfokus pada kehidupan NCT Dream di dorm yang tinggal bersama asisten manager yaitu Park So Rae. Cerita ini tidak memiliki love-line. Hanya berfokus pada...
![[✔] DREAM](https://img.wattpad.com/cover/300917581-64-k647407.jpg)