#13

91 6 0
                                        

Hayyieee ! Author back lagi ini ,kangen ga ? Kangen tidaaakk ? Mwehehehe ga usah banyak omong kita langsung masuk ke ceritanya !












Xeyna dan xinlong d kursi yang ada d taman , mereka berjalan-jalan berdua sedangkan yang lain sibuk sendiri dan tidak ingin menganggu pasangan manis ini .

"Syg aku kesana bentar ya ,kamu tunggu d sini"

"Ouhh okeh"

Xeyna berlari kecil ke arah jualan untuk membeli 2 botol air mineral untuk dia dan suaminya ,namun saat ia ingin kembali ke suaminya dia melihat ada seorang cewe yang berbicara sambil tersenyum dan memegang-megang lengan xinlong ,dia marah bukan main apalagi dia itu sedang d datangi tamu bulanan .

"Kamu mau nomer aku ga ? Kasi nomer kamu dong ,nanti aku chat"

"Ga dulu"

"ih jangan dingin² dong ,aku cuman mau kenalan ya btw nama aku beyla kalo kamu apa ?"

"Bisa lepaskan tangan anda ? Saya risih ,tidak nyaman dengan perlakuan anda"

"Kamu-"

Belum sempat ia menyambung omongannya ,simbaran air pun mengenai baju dan mukanya . Jangan bertanya ,yang menyiram sudah tentu xeyna

"Babe aku-"

"Aku tau ,kamu duduk dulu biar aku yang urus"

Xinlong menurut ,dia tidak ingin gadisnya tambah marah lagi .

"Lo siapa sih !? Liat nih baju mahal gw basah gegara lo kan !"

"Heh ,gw tuh yang harusnya nanya lo siapa ? Napa deket² suami gw !?"

"Ga usah mimpi ,DIA GA BILANG KALO DIA PUNYA ISTRI YA"

Bahu xeyna di tolak oleh beyla ,xeyna yang tidak menerima pun membalasnya balik

"Eh apa"an lo nolak² orang"

"Ya gw ga peduli mending lo pergi sana"

"Lo kali yang pergi ,udah ayok syg kita pulang aku males debat ama cewe ga punya malu kayak dia"

Xinlong berdiri lalu menggenggam tangan gadisnya sambil mengangguk ,namun saat mereka berjalan beberapa langkah beyla menarik tangan xeyna lalu melepaskanya kasar hingga xeyna terjatuh

"Auwh ,apaan sih lo !? Gilak ya !?"

"Baru tau rasa lo"

Xinlong tidak tahan lagi ,dia membantu xeyna berdiri lalu bicara

"Punya masalah apa sih ? Anda tadi masih bisa saya lepaskan lho ,sekarang anda malah menolak istri saya hingga jatuh ? Apa yang anda inginkan dan tidak puas hati ?"

"Aku cuman mau nomernya kamu :("

Xeyna menatap tajam ke arah beyla yang sok imut d depan suaminya

"Baiklah ,akan saya berikan nomer saya sebentar"

Xeyna membelalakkan matanya lalu melihat ke arah xinlong mengisyaratkan "jangan berani ,knp malah d kasi !?" Namun xinlong tidak menghiraukannya ,xeyna berlari ke arah kereta lalu menunggu xinlong d dalam kereta sambil menangis menatap interaksi xinlong dan beyla yang berbicara sambil tersenyum .

"Jangan nangis ,aku ga suka liat kamu nangis ."

"Salah sendiri ,ga suka liat aku nangis kan ?"

Xinlong mengangguk sambil melihat ke arah xeyna sekilas kerana dia sedang menyetir mobil

"TAPI YANG BIKIN AKU NANGIS KAMU"

Xeyna tambah menangis kerana merasa xinlong tidak peka padanya

"Marah karna aku kasi nomerku ke dia ?"

"Istri mana yang ga marah kalo suaminya kasi nomer ke cewe lain ?"

"Ahaha yeah² tau tapi kamu tau ga nomer siapa yang aku kasi ke dia ?"

Xeyna bingung

"Nomer kamu lah ,nomer siapa lagi tadi dia minta nomernya kamu"

"Ga ,aku kasi nomer kamu"

Xeyna yang tadinya menangis mulai berhenti lalu mengusap air matanya sambil tersenyum manis

"Yang bener"

"Iya syg ,check aja hp kamu setelah itu terserah kamu mau bales apa ke dia lewat chat"

"Awas kalo boong"

Xeyna membuka hpnya lalu memencet app wa ,xinlong tersenyum lalu mengangkat satu alisnya kepada xeyna yang kaget karna emang benar "Beyla" mengecatnya kemudian xeyna mulai mencium sekilas pipi xinlong .

"Ternyata kamu ga kayak yang aku sangka"

"Aku milik kamu dan kamu punya aku , seterusnya juga kalimat itu bakal tetap berada d tengah² cinta kita syg"

Xeyna tersenyum puas lalu mulai mengetik membalas semua chat nya beyla dengan bangga ia memblokir nomor hp nya beyla agar dia dan suaminya tidak terganggu oleh notif dari cewe rendahan kayak dia .

"Ge ,tadi shuyang menang lawan game ama ge mingrui tapi kepala aku d jitak ama dia"

Shuyang mengadu kepada xinlong ,dia memang biasanya seperti itu kerana dia sudah menganggap xinlong sebagai abangnya dan sebaliknya juga .

"Aming ,lu kalo ga nerima kalah ga usah jitak pala shuyang juga kali"

"Eh eh eh gw tuh bukan ga nerima kalah ya cuman masalahnya dia tuh gemes makanya gw jitak"

Semua tertawa dengan omongan mingrui kecuali shuyang yang hanya diam sambil menggelengkan kepalanya melihat tingkah abangnya yang jail itu .

"Ada² aja alasan lo"

"Eh bentar ge ,xeyna jie d mana ?"

"Kamar"

"Ajak ngumpul sini dong"

"Dia lagi istirahat ,jangan d ganggu dulu perutnya sakit"

"Ouhhh okeh deh"

Mereka semua sibuk bermain game+ghibah+bercanda kecuali xeyna yang sedang istirahat d dalam kamar soalnya karna tamu bulanan perut nya sakit banget .

Ceklek ..

"Babe ?"

Xinlong menatap gadisnya yang sedang bermain hp ,dia mendekati nya lalu memeluk perutnya erat .

"Udah ga sakit ?"

"Masih tapi aku bosen bolak balik mulu makanya liat hp lagian sia² bolak balik kalo sakitnya ga reda² au ah mls"

Xinlong tersenyum lalu mencium dahi xeyna sambil mengusap-usap perut xeyna .

"Tau ga tadi aku ikutan ghibah ama yang lain lho"

"Hiiihh dosa tauk"

"Ehehehe cuman sekali doang aku mah ga sering"

"Emang ada cerita apaan ampe kamu mau ikutan ghibah ?"

"Kamu masih inget keyra kan ?"

"Masih lah ,knp ?"

"Katanya dia bakal pindah ke Australia karna dia dateng ke sini juga karna ikut ortunya yang sibuk ama bisnis"

"Heih ? iya kah ,eh tapi sekarang dia di mana ya ? Udah lama ga liat dia caper ke kamu"

"Gamau nyariin ah ,kalo kamu ga suka dia aku juga ga suka"

Xeyna tersenyum mendengar ucapan xinlong

"Maafin kamu kalo kebelakangan ini sering bikin kamu kesel ama sikap aku"

"Gpp ,kan kamu juga lagi pms jadi wajarlah kalo marah²"

"Ahahaah iya"












Gimana ? Mau d lanjutin ? Oh ya ,soal ana .. kalian ada curiga apa² ga nih ? Knp grace ama ana kayak musuhan ? Anda maksud grace soal ana apa ? Ini mah gampang kalian tebak apsi udah" kita sambung nanti aja ya ppapaaayyy ily . 😾💗

𝗣𝗮𝗶𝗻 𝘁𝗼 𝗟𝗼𝘃𝗲 | 𝗛𝗲 𝗫𝗶𝗻𝗹𝗼𝗻𝗴 •Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang