Jeno merupakan seorang warewolf tampan dan kaya. Ia sempurna di mata banyak orang. Hanya saja ada satu masalah. Jeno belum menemukan mate nya. Yaitu pasangan nya.
Tapi suatu hari ia tidak sengaja bertemu dengan seseorang. Dan ia yakin, orang itu ada...
Jeno saat ini mengendarai mobilnya dengan cepat, ia tidak sabar ingin bertemu dengan kelinci manisnya.
Dengan telaten ia menyalip mobil-mobil lain yang berada di depannya.
Beberapa saat kemudian ia sampai di tempat tujuannya, yaitu Kafe Dream. Dengan segera ia keluar dari mobilnya dan berjalan menuju kafe tersebut.
Ia langsung saja masuk ke dalam kafe tersebut tak lupa dengan topi juga Hoodie yang ia pakai, ia mengedarkan pandangannya ke segala arah. Ia dapat mencium aroma manis milik Jaemin, tapi ia tak menemukan orang nya?
Jeno berjalan menuju kasir, seorang gadis cantik tengah mencatat pesanan pembeli. Heejin? Setelah gilirannya ia langsung berdiri di depan meja kasir
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
"Selamat datang, ingin pesan-" ucapannya terpotong saat melihat Jeno, semu di pipi nya tak dapat di tutupi.
"Di mana Jaemin"
"Oh, i-itu dia baru saja ke belakang. Aku akan memanggilnya untukmu"
Ucanya langsung pergi dan dengan teledornya meninggalkan kasir dengan orang asing. Jeno hanya menggeleng saja, lalu gak lama kemudian orang yang ia cari pun muncul.
Tapi... Aroma ini?
"Ah Jeno? Ada apa? Apa ada hal yang membuatmu ke mari?"
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Jeno menatap Jaemin, lalu tersenyum manis.
Jeno mendekat dan berbisik "aku merindukanmu"
"Hm?? Haha kau ada-ada saja baiklah, ayo duduk"
Ajak Jaemin kepada Jeno, Jeno mengikuti Jaemin dan duduk di salah satu kursi kosong.
"Jadi?"
"Hm?"
"Jadi kenapa? Ada apa?" Tanya Jaemin.
"Hm? Jadi apa nya?"
"Kenapa menemui ku? Bukankah kau sedang kerja?"
"Kenapa? Apa kau mengusirku? Baiklah aku akan pergi" Jeno hendak berdiri tapi di tahan oleh Jaemin.
"E e eh, tidak bukan Itu maksud ku, hanya saja- Maaf kan aku, apa kau marah?" Tanya Jaemin saat melihat Jeno yang tengah membuang muka ke arah lain.