11. Orang Baru

2.7K 189 11
                                        

Seperti yang Jeno katakan kemarin, hari ini ia akan pergi menuju Chicago untuk mengurus perkejaan nya.

Kemarin setelah menghadiri rapat ia sempat ke kantornya untuk mengurus beberapa berkas setelah itu baru lah ia pulang, di rumah barang-barang keperluannya yang ia butuhkan sudah siap.

Sebelum pergi ia mengirimkan pesan kepada Jaemin, karena ia tak akan bertemu dengannya bahkan komunikasi lewat handphone saja sepertinya sulit. Ya sesibuk itu pekerjaan Jeno.

Jeno saat ini sedang berada di dalam mobilnya menuju bandara, Jeno fokus memegangi ponselnya. Ia sedang mengetik pesan untuk Jaemin bahwa ia akan segera pergi, lalu iapun mengirim pesan tersebut.

Beberapa saat kemudian Jaemin membalasnya, ia mendoakan semoga Jeno sampai dan pulang dengan selamat juga memberikan semangat kepada Jeno karena ia tau bahwa Jeno akan sangat sibuk di sana.

Jeno tersenyum kecil, sedangkan pak supir melirik sedikit. Tumben sekali ia tersenyum batin pak supir.

Jeno akhirnya mematikan ponselnya lalu melihat jam yang sudah menunjukkan pukul 09.12

Dan inilah saatnya, Jeno sudah sampai di bandara. Jeno langsung keluar dari mobilnya dengan pintu mobil yang di bukakan oleh pak supir, sedangkan barang-barang Jeno di bawa oleh beberapa orang suruhan Jeno.

Sebelum benar-benar memasuki bandara, ia menghirup udara lalu menghembuskan nya. Ini akan sulit tak sepeti biasanya, karena ia akan amat sangat merindukan Jaemin. Lalu iapun masuk bersama orang suruhannya itu.

......,


Setelah berbalas pesan dengan Jeno, Jaemin memasukkan ponselnya ke dalam saku celananya.

Hari ini cafe tidak ramai dan tidak pula sedikit, ia melihat sekeliling. Cuaca hari ini pun panas tapi sejuk karena pepohonan, ia menatap langit yang cerah lalu menutup matanya. Ia menikmati desiran angin yang membuat suasana yang semakin nyaman.

Lalu Jaemin menyudahi nya saat ada pelanggan yang datang ke hadapannya.

"Halo, ada yang bisa di bantu?" Tanya Jaemin.

Orang yang di depannya masih fokus kepada handphone nya, lalu setelah itu ia mematikan handphone nya dan ia pun menghadap Jaemin.

Wow, wajahnya tampan batin Jaemin memuji akan wajah pria tersebut.

Sedangkan Orang itu terdiam sesaat, setelah itu iapun memesan pesanan nya

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Sedangkan Orang itu terdiam sesaat, setelah itu iapun memesan pesanan nya.

"Coffee latte"

"Baiklah, apa ada yang lain lagi?" Tanya Jaemin

"Tidak, hanya itu" ucap pria itu lalu iapun kembali memainkan ponselnya.

"Ingin minum di sini atau tidak??"

"Tidak"

"Baiklah, silahkan tunggu sebentar. pesanan anda akan segera di antar"

Pria itupun berbalik tanpa melihat Jaemin dan lebih memilih fokus ke layar handphonenya.

Mate - NoMin Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang