Vote and coment
NoMin
.
.
.
.
.
.
Jeno pulang, ia pulang ke mansion keluarga nya. Ia baru saja keluar dari mobil nya, ia membawa mobilnya yang ternyata berada di apartemen Yuta yang di bawakan oleh salah satu pelayannya.
Jeno memegangi leher belakangnya yang terasa pegal, ia berjalan menuju pintu masuk tetapi ternyata di sana ada kakaknya yang sedang menunggunya. Ia bersedekap dada sambil menyandar pada pilar teras rumah.
Jeno berjalan menuju kakaknya
"Sudah pulang?"
Jeno menoleh ke arah kakaknya yang berada di hadapannya.
"Tentu saja, kalau kau melihat ku berada di rumah berarti aku sudah pulang" ucap Jeno.
"Ha... Kau kemana saja ha?!, Kenapa tidak ada kabar? Aku sudah menelpon mu berulang kali. Tapi tidak kau angkat" omel kakak Jeno
Jeno menggaruk kepala belakangnya yang tidak gatal.
"Kemarin aku ke bar Yuta Hyung, aku mabuk jadi tidak tau kalau kau menelpon" jelas Jeno tapi tidak memberitahukan bagian ia bermain.
"Jangan bohong Jeno, aku menelpon mu saat jam 11 malam tadi. Yuta bilang kepadaku kalau kau mabuk dari jam 2 lagi!. Kau kau pasti bermain ya?"
"Tidak... Aku tidak melakukan itu" Ucap Jeno bohong
"Kau itu tidak bisa berbohong kepadaku Jeno. Aku tau kau melakukannya" ucap kakaknya, mau di bohongi pun memang tidak bisa. Karena kakaknya ini seorang warewolf juga, Sama sepertinya. Kakaknya pasti mencium aroma-aroma yang tertinggal padanya.
Jeno hanya terdiam, merasa biasa saja. Lagipula kakak Jeno ini sudah tau kelakuan Jeno sendiri.
"Hyung, apa ada Ayah di dalam?" Tanya Jeno sambil melirik ke arah pintu masuk. Kakak Jeno melirik ke arah Jeno, ia menghela nafas. Ia tau bahwa Jeno itu takut dengan Ayahnya, ia takut di marahi. Makanya itu ia bertanya kepada kakaknya apakah ayah nya di rumah.
"Kau beruntung kali ini Jeno. Ayah sedang pergi ke luar kota untuk beberapa saat" jawab kakaknya
"Huft~ kapan pulang?"
"Belum pasti, tapi sepertinya akan sedikit lama. Karena kata Ayah tadi ada masalah di perusahaannya yang berada di Amerika"
"Oh begitu, baiklah trimakasih Hyung. Kalau begitu aku pergi ke dalam dulu" pamit Jeno
"Hm, jangan lupa kau kurangi lah acara bermain mu itu" ingat kakaknya
"Hm" dan Jeno pun hanya berlalu meninggalkan ggalakan kakaknya, sedangkan kakaknya hanya menghela nafas. Adiknya ini memang sering bermain ke luar semenjak ia dan Kun teman nya itu bertemu.
......
Jeno masuk ke dalam kamarnya, ia segera menutup pintu dan tak lupa menguncinya. Padahal tidak ada yang masuk ke dalam kamarnya.
KAMU SEDANG MEMBACA
Mate - NoMin
WerewolfJeno merupakan seorang warewolf tampan dan kaya. Ia sempurna di mata banyak orang. Hanya saja ada satu masalah. Jeno belum menemukan mate nya. Yaitu pasangan nya. Tapi suatu hari ia tidak sengaja bertemu dengan seseorang. Dan ia yakin, orang itu ada...
