1. Jeno

9.3K 552 1
                                        

NoMin

.

.

.

.

.

.

.

Malam ini Club malam semakin ramai. Semakin malam semakin banyak orang yang datang ke tempat para pendosa ini.

Ramai orang yang berdatangan dengan memiliki tujuan masing-masing. Seperti berjudi, memcari wanita-wanita penghibur, minum-minum bersama temannya atau sendiri.

Seperti halnya dengan Jeno, yang saat ini sedang minum-minum sendiri di temani beberapa wanita di sekelilingnya. Di samping kanan dan kiri Jeno terdapat dua wanita yang masing-masing sedang memeluk Jeno yang sedang menyandarkan punggungnya ke sandaran sofa. Sementara wanita-wanita yang lain di sekeliling Jeno ada yang minum-minum, mengobrol dengan temannya, membelai Jeno sambil sesekali mengobrol dengannya.

Jeno sendiri biasa saja di kelilingi seperti ini. Sudah terbiasa lebih tepatnya. Dulu saat pertama kali ke tempat seperti ini di temani oleh Kun seniornya dulu di sekolahnya. Saat itu Jeno risih sekali ada yang menyentuhnya apa lagi membelainya. Jeno akan menepis atau menghindari sentuhan para wanita itu.

Kun hanya tertawa kecil saja melihat Jeno yang seperti itu. Ia berkata bahwa Jeno pasti akan terbiasa akan kehadiran dan sentuhan mereka. Dan benar saja, Jeno menjadi terbiasa saat di kelilingi atau di sentuh bahkan memeluknya pun ia tak keberatan.

"Jeno" panggil seseorang, Jeno menoleh dan mendapati teman kuliah nya dulu.

"Oh, halo Mark Hyung" sapa Jeno kepada Mark. Jeno dan Mark beda setahun, tapi dulu saat kuliah ia seangkatan dengan Jeno karena Mark menunda setahun kuliahnya.

"Wah wah, apa ini? Ku lihat sejak kau di ajak oleh Kun ge kau jadi sering main ke tempat seperti ini" ucap Mark setelah duduk di sofa yang berhadapan dengan Jeno. Wanita-wanita yang tadi ada di sekeliling Jeno, sebagian berpindah kepada Mark. Mereka menyapa dan Mark hanya tersenyum kecil saja.

"Ya, awalnya memang aku kurang suka. Tapi lama-lama aku jadi kebiasaan ke tempat ini" ucap Jeno

"Kau harus kurangi jadwal kunjungan mu ke tempat ini Jeno" ingat Mark, Jeno hanya tersenyum kecil menanggapi ucapan Mark.

"Lalu, kau sedang apa di tempat seperti ini? Kalau di pikir-pikir belakangan ini kau sering ke tempat seperti ini juga" tanya Jeno

"Aku? Hanya sedikit bermain saja. Dan tadi baru saja selesai bermain" jawab Mark biasa

"Hei! Kau menasihati ku tapi kau sendiri juga bermain" protes Jeno

"Tapi aku tidak sesering dirimu Jeno" jawba Mark, Jeno hanya merotasikan matanya saja.

Alhokol di tuangkan di gelas kosong oleh salah satu wanita dan ia berjalan ke arah samping Mark dan duduk sambil memberikan alkohol yang sudah di tuangkan ke dalam gelas kaca.

"Bagaimana harimu Hyung?" Tanya Jeno basa-basi kepada Mark yang sedang menenggak minuman keras itu. Mark sedikit mengernyit saat minuman keras itu melewati tenggorokannya. Rasa panas dan pahit terasa dengan jelas, tapi itu membuat Mark ketagihan. Gelas Mark diisi kembali hingga penuh oleh wanita tadi.

Mate - NoMin Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang